Israel Butuh Waktu Berbulan-bulan untuk Serangan Kejutan ke Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:45 WIB
loading...
Israel Butuh Waktu Berbulan-bulan...
Israel butuh waktu berbulan-bulan untuk serangan kejutan ke Iran. Foto/X/@DailyIranNews
A A A
TEHERAN - Tentara Pertahanan Israel (IDF) memberikan detail baru tentang serangan udara serentak pagi ini yang menargetkan pejabat politik dan militer senior Iran di beberapa lokasi di Teheran.

Militer mengatakan mereka mengembangkan rencana tersebut selama berbulan-bulan, dan itu termasuk upaya intelijen besar yang dipimpin oleh Direktorat Intelijen untuk "mengidentifikasi peluang operasional pada saat pejabat senior rezim akan berkumpul."

IDF mengatakan keputusan dibuat untuk melakukan serangan di pagi hari, bukan di malam hari, meskipun Iran telah siap. IDF mengatakan mereka berhasil "mencapai kejutan taktis untuk kedua kalinya," merujuk pada serangan pembuka mereka selama perang 12 hari Juni 2025.

Para perwira intelijen menghabiskan ribuan jam untuk menyusun target operasi, dengan IDF mengatakan bahwa mereka telah "meningkatkan jumlah target hingga ratusan persen, sehingga Israel siap menyerang Iran selama diperlukan."



IDF mengatakan bahwa riset target dilakukan "secara paralel dengan pelacakan lokasi yang tepat dari komandan dan pimpinan senior Iran."

Menurut IDF, “faktor signifikan” dalam keputusan Amerika Serikat untuk bergabung dengan Israel dalam operasi melawan Iran adalah kepercayaan pada “kemampuan intelijen dan operasional” IDF, bersama dengan pencapaian dalam perang Juni lalu.

Sementara itu, para pejabat Israel memperkirakan bahwa komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Jenderal Mohammad Pakpour, kemungkinan tewas dalam serangan pagi ini di Iran.

Baca Juga: Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog AS dan Iran

Pappour menjadi kepala IRGC setelah Israel membunuh pendahulunya, Hossein Salami, pada awal perang Juni 2025.

Selain itu, para pejabat memperkirakan bahwa menteri pertahanan dan kepala intelijen Iran juga kemungkinan tewas.

Melansir Times of Israel, perkiraan tersebut belum dikonfirmasi oleh Iran atau IDF.

Beberapa komandan rezim dan militer Iran terkemuka menjadi sasaran serangan pagi ini, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian. Namun, hasil serangan tersebut saat ini masih belum jelas.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved