Perundingan AS dan Iran Berakhir Tanpa Kesepakatan, Awas Perang di Depan Mata!

Jum'at, 27 Februari 2026 - 07:08 WIB
loading...
Perundingan AS dan Iran...
AS dan Iran akhiri perundingan di Jenewa tanpa kesepakatan. Ini memicu kekhawatiran perang besar pecah setiap saat. Foto/TRT World
A A A
JENEWA - Amerika Serikat (AS) dan Iran mengakhiri perundingan terkait program nuklir Teheran di Jenewa pada hari Kamis tanpa mencapai kesepakatan. Ini memicu kekhawatiran pecahnya perang Timur Tengah lainnya di tengah pengerahan armada pesawat dan kapal perang besar-besaran Amerika di wilayah tersebut.

Menteri Luar Negeri Oman, Badr al-Busaidi, yang menjadi mediator dalam perundingan di Jenewa, mengatakan telah ada "kemajuan signifikan dalam negosiasi" tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Baca Juga: Iran Merasa Menyerah pada Tuntutan AS Lebih Berbahaya daripada Perang

Namun, tepat sebelum perundingan berakhir, stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran bertekad untuk terus memperkaya uranium, menolak proposal untuk mentransfernya ke luar negeri, dan meminta pencabutan sanksi internasional. Ini menunjukkan bahwa mereka menolak tunduk pada tuntutan Presiden AS Donald Trump.

Trump menginginkan kesepakatan untuk membatasi program nuklir Iran, dan dia melihat peluang saat negara Islam tersebut sedang berjuang di dalam negeri dengan meningkatnya perbedaan pendapat setelah protes nasional.

Iran juga berharap untuk menghindari perang, tetapi tetap mempertahankan haknya untuk memperkaya uranium dan tidak ingin membahas isu-isu lain, seperti program rudal jarak jauhnya atau dukungan untuk kelompok bersenjata seperti Hamas dan Hizbullah.

Al-Busaidi mengatakan pembicaraan teknis yang melibatkan perwakilan tingkat rendah akan berlanjut minggu depan di Wina, tempat Badan Energi Atom Internasional (IAEA) berada. Badan pengawas atom PBB itu kemungkinan akan berperan penting dalam kesepakatan apa pun.

Dalam sebuah wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pembicaraan dengan AS adalah beberapa dari "putaran negosiasi paling intens dan terpanjang".

Araghchi tidak memberikan rincian spesifik tetapi mengatakan, "Apa yang perlu terjadi telah dijelaskan dengan jelas dari pihak kami."

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Skenario yang Sangat Mengerikan


Jika Amerika menyerang, Iran mengatakan pangkalan militer AS di wilayah tersebut akan dianggap sebagai target yang sah, yang membahayakan puluhan ribu anggota militer Amerika. Iran juga mengancam akan menyerang Israel, yang berarti perang regional dapat kembali pecah di seluruh Timur Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved