Iran Merasa Menyerah pada Tuntutan AS Lebih Berbahaya daripada Perang

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:05 WIB
loading...
Iran Merasa Menyerah...
Kepemimpinan Iran merasa menyerah pada tuntutan AS dalam negosiasi nuklir lebih berbahaya daripada perang. Foto/IRNA
A A A
TEHERAN - Kepemimpinan Iran tampaknya membuat perhitungan strategis yang tajam seiring meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS). Bagi mereka, menyerah pada tuntutan Washington dalam perundingan nuklir dapat menimbulkan ancaman yang lebih berbahaya daripada konfrontasi militer.

The New York Times, mengutip analis dan pejabat yang memahami pengambilan keputusan Iran, melaporkan bahwa perlawanan Teheran tidak mencerminkan kesalahan perhitungan, melainkan keyakinan yang mengakar kuat bahwa elemen inti dari postur pencegahannya tidak dapat dinegosiasikan.

Baca Juga: Mengapa Negara-negara Arab Ketakutan Jika Perang AS-Iran Pecah? Ini Analisisnya

Inti dari kebuntuan ini terletak pada kesenjangan yang semakin lebar dalam persepsi ancaman.

Meskipun Washington telah merumuskan tuntutannya—termasuk "pengayaan nol" material nuklir dan pembatasan rudal balistik— sebagai pengamanan non-proliferasi, Teheran memandang konsesi tersebut sebagai risiko eksistensial.

“Bagi kepemimpinan Iran, pengayaan dan kemampuan rudal bukanlah alat tawar-menawar; itu adalah pilar keamanan rezim,” kata Ali Vaez, direktur Iran di International Crisis Group, yang mencerminkan pandangan yang banyak digaungkan di kalangan kebijakan Barat.

Para pejabat Iran telah lama berpendapat bahwa pengayaan uranium merupakan hak kedaulatan. Para analis mencatat bahwa di luar pertimbangan hukum, kemampuan pengayaan membawa signifikansi strategis yang mendalam.

“Bahkan tanpa persenjataan, kapasitas nuklir ambang batas mengubah keseimbangan kekuatan,” kata seorang analis keamanan regional yang akrab dengan doktrin Iran. “Ini menciptakan pencegahan melalui ambiguitas.”

Program rudal balistik Teheran memainkan peran sentral yang serupa.

Pengembangan Rudal


Dengan Angkatan Udara yang menua dan akses terbatas selama beberapa dekade ke platform canggih, Iran sangat bergantung pada pengembangan rudal sebagai pengganti kekuatan udara konvensional—sebuah penilaian yang sering disorot dalam diskusi keamanan internasional, menurut laporan BBC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Trump Tuduh China Pegang...
Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
Rakernas Perdana IKAL...
Rakernas Perdana IKAL Lemhannas Rumuskan Program Strategis Dukung Asta Cita Prabowo
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved