Rudal CM-320 China untuk Iran Mampu Hancurkan Kapal Induk, AS Bisa Dipermalukan

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:53 WIB
loading...
Rudal CM-320 China untuk...
Rudal jelajah supersonik CM-302 China yang sedang dibeli Iran dilaporkan mampu menghancurkan kapal induk. Senjata ini berpotensi mempermalukan AS jika konflik pecah. Foto/Il Gazzettino
A A A
TEHERAN - Iran sedang dalam proses membeli rudal jelajah supersonik CM-302 dari China. Senjata ini dilaporkan mampu menghancurkan kapal induk Amerika Serikat (AS).

Menurut laporan Reuters, para pejabat Teheran sedang dalam negosiasi lanjutan dengan Beijing untuk membeli senjata berbahaya tersebut.

Baca Juga: Iran Segera Beli Rudal Jelajah Anti-Kapal Supersonik dari China

Mengutip enam sumber, laporan itu mengatakan bahwa negosiasi yang dimulai dua tahun lalu tersebut dipercepat setelah perang 12 hari antara Israel dan Iran Juni lalu.

Rudal CM-302 diyakini belum pernah digunakan dalam pertempuran.

Namun, menurut pabrikannya, China Aerospace Science and Industry Corporation, rudal-rudal tersebut dapat melaju hingga empat kali kecepatan suara, membawa seperempat ton bahan peledak, dan dapat melakukan manuver menghindar zig-zag pada fase akhir penerbangan untuk membingungkan pertahanan kapal.

Kelompok Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln saat ini ditempatkan di Laut Arab di selatan Iran, sementara Kelompok Serang Kapal Induk USS Gerald R Ford juga mendekati wilayah tersebut dan terlacak berada di sekitar Kreta pada hari Senin.

Rudal CM-302 China, yang juga dikenal sebagai senjata pembunuh kapal induk, dirancang khusus untuk menghancurkan kapal perang. Tidak diketahui berapa banyak rudal yang ingin dibeli Iran atau kapan rudal-rudal tersebut akan tiba dan beroperasi.

AS sedang mengumpulkan konsentrasi kekuatan laut dan udara terbesar di Timur Tengah sejak Perang Teluk kedua, sementara Presiden Donald Trump mengancam Teheran dalam upaya untuk memberlakukan pembatasan pada program nuklir dan rudal balistiknya.

Menurut laporan The Telegraph, Kamis (26/2/2026), kehilangan satu kapal saja akan menjadi penghinaan bersejarah bagi AS dan mungkin bencana politik bagi Trump.

Meskipun Gedung Putih tampaknya ingin memberi kesempatan pada negosiasi dengan Iran, AS juga diperkirakan menunda serangan militer untuk lebih meningkatkan pertahanan rudalnya di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved