Viral! Bos China Bagikan Bonus Rp439,3 Miliar, Karyawan Bebas Ambil di Atas Meja

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:24 WIB
loading...
A A A
Selama acara gala, bos perushaan; Cui Peijun, bahkan berteriak kepada departemen keuangan di atas panggung: “Mengapa kita memberikan mesin cuci? Apakah kalian pikir harga emas telah naik? Tahun-tahun sebelumnya, kita memberikan kalung dan cincin, bawalah uang tunai dan berikan lagi 20.000 yuan kepada semua orang.”

Termasuk bonus yang dibagikan secara online, total pembayaran akhir tahun melebihi 180 juta yuan.

Keuntungan perusahaan untuk tahun 2025 dilaporkan sebesar 270 juta yuan, yang berarti hampir 70 persen dari keuntungannya dibagikan kepada 7.000 karyawannya.

Perusahaan ini didirikan pada September 2002. Ia merupakan produsen dan penyedia jasa derek dan produk penanganan material, dengan operasi bisnis yang tersebar di lebih dari 130 negara di seluruh dunia.

Cui memegang sekitar 98,88 persen saham perusahaan.

Pada tahun 2024, perusahaan mencatat laba bersih sebesar 260 juta yuan, di mana 170 juta yuan dibagikan kepada karyawan.

Pada Maret tahun lalu, pada Hari Perempuan Internasional, perusahaan membagikan hampir 1,6 juta yuan dalam bentuk bonus kepada 2.000 karyawan perempuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved