Hendak Salat Maghrib, Imam di AS Ditembaki Pria Bertopeng
Rabu, 25 Februari 2026 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menghubungi 911, Din mengatakan ia mencoba mendapatkan nomor plat kendaraan tersangka. Pelaku bersenjata itu kemudian kembali, mendekati kendaraan Din dan melepaskan setidaknya delapan tembakan lagi.
Peluru mengenai kursi depan dan belakang serta kaca depan, kata Din. Ia mencoba mengejar tersangka tetapi kemudian menghentikan upaya tersebut.
Polisi mengatakan belum ada tersangka yang ditangkap, menurut laporan tersebut.
Polisi kemudian merilis gambar dari apa yang mereka yakini sebagai kendaraan tersangka, yang digambarkan sebagai mobil penumpang berwarna putih yang mungkin mengalami kerusakan atau ada bagian yang terlepas di bawah bemper depan sisi penumpang.
Dalam sebuah pernyataan, Pusat Islam Utah mengucapkan terima kasih kepada penegak hukum dan mendesak masyarakat untuk menghindari spekulasi, menambahkan bahwa langkah-langkah keamanan yang lebih ketat akan diterapkan di masjid.
Dewan Hubungan Amerika-Islam (Council on American-Islamic Relations), organisasi hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di Amerika Serikat, menawarkan hadiah USD5.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman. Mereka juga menyerukan peningkatan perlindungan polisi untuk Din dan komunitas Muslim.
Peluru mengenai kursi depan dan belakang serta kaca depan, kata Din. Ia mencoba mengejar tersangka tetapi kemudian menghentikan upaya tersebut.
Polisi mengatakan belum ada tersangka yang ditangkap, menurut laporan tersebut.
Polisi kemudian merilis gambar dari apa yang mereka yakini sebagai kendaraan tersangka, yang digambarkan sebagai mobil penumpang berwarna putih yang mungkin mengalami kerusakan atau ada bagian yang terlepas di bawah bemper depan sisi penumpang.
Dalam sebuah pernyataan, Pusat Islam Utah mengucapkan terima kasih kepada penegak hukum dan mendesak masyarakat untuk menghindari spekulasi, menambahkan bahwa langkah-langkah keamanan yang lebih ketat akan diterapkan di masjid.
Dewan Hubungan Amerika-Islam (Council on American-Islamic Relations), organisasi hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di Amerika Serikat, menawarkan hadiah USD5.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman. Mereka juga menyerukan peningkatan perlindungan polisi untuk Din dan komunitas Muslim.
Lihat Juga :