Anggota Parlemen Iran: Tentara AS Berisiko Neraka jika Perundingan Nuklir Gagal

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:34 WIB
loading...
Anggota Parlemen Iran:...
brahim Rezaei, anggota parlemen Iran dan juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen. Foto/wikipedia
A A A
TEHERAN - Pembicaraan mendatang tentang program nuklir Teheran akan menentukan apakah tentara Amerika Serikat (AS) "akan pergi ke neraka atau kembali ke Amerika". Peringatan itu diungkap Ebrahim Rezaei, anggota parlemen Iran dan juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen.

Pernyataan itu muncul ketika Presiden AS Donald Trump meningkatkan ancaman aksi militer kecuali Iran menerima kesepakatan yang membatasi program nuklir dan rudal balistiknya.

Pembicaraan tidak langsung dilanjutkan awal bulan ini di bawah mediasi Oman, dengan putaran ketiga dijadwalkan di Jenewa pada hari Kamis, di mana Teheran diharapkan akan mengajukan draf perjanjian.

Trump pekan lalu menetapkan tenggat waktu 15 hari untuk kesepakatan tersebut dan kemudian mengatakan Teheran akan menghadapi "hari yang sangat buruk" jika kesepakatan itu tidak tercapai.

"Negosiasi hari Kamis adalah ujian bagi Trump dan akan menentukan apakah tentara Amerika akan pergi ke neraka atau kembali ke Amerika," tulis Rezaei di X pada hari Minggu.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya mengatakan Teheran siap untuk konfrontasi militer jika diplomasi gagal dan akan menargetkan pangkalan AS jika diserang.

Ia menolak tuntutan untuk menghentikan pengayaan uranium, menyebut program nuklir Iran sebagai program damai dan penting untuk keamanan energi, dan menekankan program rudal Iran adalah "garis merah" dan "sama sekali tidak dapat dinegosiasikan."

Sebelumnya, Reuters melaporkan Pentagon sedang mempersiapkan kampanye berkelanjutan selama berminggu-minggu terhadap situs keamanan dan nuklir Iran jika pembicaraan gagal.

Namun, Axios dan The Wall Street Journal melaporkan minggu ini bahwa Jenderal Daniel Caine, ketua Kepala Staf Gabungan AS dan arsitek serangan tahun lalu terhadap Iran, memperingatkan para pejabat tentang risiko kampanye baru terhadap Teheran termasuk korban jiwa, pertahanan udara yang tegang, dan pasukan yang kelelahan.

Financial Times mengutip pejabat intelijen Israel yang mengatakan AS hanya memiliki kapasitas militer untuk mempertahankan serangan intensif selama empat hingga lima hari, atau sekitar seminggu dengan intensitas yang lebih rendah.

Berbicara pada briefing mingguan pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan setiap serangan AS, terlepas dari skalanya, akan dianggap sebagai "tindakan agresi" dan akan dibalas dengan respons yang "dahsyat".

Baca juga: CIA Rekrut Informan Iran Besar-besaran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Kapten Timnas Iran Mehdi...
Kapten Timnas Iran Mehdi Taremi: Kemenangan Kami Dirampok Wasit dan FIFA
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved