CIA Rekrut Informan Iran Besar-besaran

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:01 WIB
loading...
CIA Rekrut Informan...
Kehidupan sehari-hari berlanjut seiring ancaman serangan AS ke Iran. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Badan Intelijen Pusat (CIA) telah menerbitkan permohonan kepada calon informan di Iran dengan panduan tentang cara menghubungi organisasi tersebut secara aman seiring dengan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran hingga mencapai titik kritis.

Video berdurasi dua menit yang diterbitkan pada hari Selasa memberikan instruksi teknis terperinci untuk melakukan kontak, merekomendasikan penggunaan jaringan pribadi virtual (VPN) dan jaringan Tor, serta menyarankan untuk tidak menggunakan komputer bisnis atau telepon kantor.

“Badan Intelijen Pusat dapat mendengar suara Anda dan ingin membantu Anda,” kata badan tersebut dalam pesan berbahasa Farsi, yang muncul di X, Instagram, dan YouTube.

Upaya perekrutan ini terjadi di tengah peningkatan signifikan kekuatan militer AS di Timur Tengah, termasuk pengerahan dua kelompok serang kapal induk dan aset udara tambahan dalam beberapa minggu terakhir.

Presiden Donald Trump telah mengeluarkan serangkaian peringatan kepada Teheran, menyatakan pada hari Senin bahwa Iran akan menghadapi “hari yang sangat buruk” kecuali jika menyetujui persyaratan kesepakatannya mengenai program nuklirnya.

Pembicaraan nuklir tidak langsung antara Washington dan Teheran, yang dimediasi oleh Oman, dijadwalkan akan dilanjutkan di Jenewa pada hari Kamis.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggambarkan kesepakatan nuklir sebagai sesuatu yang "dapat dicapai" sambil menegaskan program rudal Teheran tetap menjadi "garis merah" dan "sama sekali tidak dapat dinegosiasikan." Iran mempertahankan aktivitas nuklirnya murni untuk tujuan sipil.

Badan intelijen AS telah berulang kali menargetkan negara-negara lain dengan kampanye serupa di masa lalu, merilis permohonan dalam bahasa Mandarin, Korea, dan Rusia.

Beijing mengutuk video perekrutan berbahasa Mandarin ketika muncul pada Mei 2025 sebagai "provokasi politik." Kementerian Luar Negeri China berjanji "mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk dengan tegas menolak infiltrasi dan aktivitas sabotase dari luar negeri."

Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) tahun lalu mengejek upaya CIA dalam bahasa Rusia karena mengandalkan "klise Hollywood yang sudah usang" tentang kehidupan di Rusia – dan merilis video mereka sendiri yang menargetkan petugas CIA.

Rekaman tersebut mengingatkan pada kerja sama AS-Soviet selama Perang Dunia II dan menyerukan personel intelijen Amerika untuk bekerja sama dalam menyelesaikan konflik Ukraina, menggambarkan pihak berwenang di Kiev sebagai pihak yang tercemar oleh "pengaruh Nazi dan korupsi yang merajalela."

Baca juga: Teror Warga saat Ramadan, Pemukim Israel Rusak dan Bakar Masjid di Tepi Barat
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved