Mengapa Invasi Rusia ke Ukraina Mirip dengan Gejala Perang Dunia II?

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:05 WIB
loading...
Mengapa Invasi Rusia...
Invasi Rusia ke Ukraina mirip Gejala Perang Dunia II. Foto/X
A A A
LONDON - Invasi Rusia ke Ukraina dan ancaman yang lebih luas terhadap Inggris dan sekutunya memiliki "banyak kesamaan" dengan persiapan tiga tahun menjelang Perang Dunia Kedua. Itu diungkapkan menteri angkatan bersenjata Inggris Al Carns.

Al Carns, mantan kolonel pasukan khusus di Royal Marines, mengatakan Ukraina berada di garis depan pertahanan Eropa saat serangan skala penuh Vladimir Putin memasuki tahun kelima.

Namun ia memperingatkan bahwa Inggris tidak kebal, dengan Rusia menyerang Inggris dan kepentingannya di empat jenis garis depan yang berbeda.

Menteri tersebut berbicara tentang ancaman harian di Atlantik Utara, Arktik, dan serangan siber, serta bahaya yang ditimbulkan oleh berita palsu dan bentuk disinformasi lainnya yang disebarkan secara online - yang dirancang untuk menabur atau memperkuat perpecahan dalam masyarakat Inggris atau antara Inggris dan teman-temannya.

Mengapa Invasi Rusia ke Ukraina Mirip dengan Gejala Perang Dunia II?

1. Sejarah Tidak Berulang, Tapi Berima

Ketika ditanya apakah ia setuju dengan komentar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa Putin telah memulai Perang Dunia Ketiga dengan invasinya ke Ukraina, Carns mengisyaratkan bahwa ia melihat kesamaan antara tantangan yang dihadapi saat ini dan lanskap global dalam tiga tahun menjelang Perang Dunia Kedua.

"Sejarah tidak terulang, tetapi pasti berima," katanya, dilansir Sky News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved