Putin Nyatakan Pengembangan Triad Nuklir Prioritas Mutlak, Rusia-AS Bersaing Sengit

Senin, 23 Februari 2026 - 14:11 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, rencana Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan kemampuan pertahanan rudal, termasuk terhadap senjata nuklir, di bawah Golden Dome, dan pengungkapan Putin tentang dua sistem senjata baru—rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik dan drone bawah laut bertenaga nuklir Poseidon—dapat semakin meningkatkan perlombaan senjata kedua negara.

September lalu, Putin mengusulkan agar kedua negara sepakat untuk saling mematuhi tiga batasan numerik New START—700 rudal balistik strategis yang dikerahkan dan pesawat pengebom berat berkemampuan nuklir, 800 peluncur rudal balistik strategis yang dikerahkan atau tidak dikerahkan dan pesawat pengebom berat berkemampuan nuklir, dan 1.550 hulu ledak pada sistem pengiriman strategis yang dikerahkan—untuk satu tahun tambahan, yaitu hingga Februari 2027.

Kemudian, pada bulan November, seorang pejabat kementerian luar negeri Rusia menyatakan bahwa Moskow bersedia untuk secara sukarela memperpanjang batasan tersebut lebih lanjut.

Sementara itu, Presiden Trump telah mengatakan pada Juli tahun lalu bahwa dia tidak ingin Perjanjian New START berakhir. Ketika Putin berbicara tentang memperpanjang Perjanjian New START, Trump mengatakan: “Kedengarannya seperti ide yang bagus bagi saya.”

Namun, pada November 2025, Trump semakin memperumit masalah dengan bersikeras bahwa setiap perjanjian di masa mendatang harus menyertakan China sebagai peserta penuh.

Sebelumnya, Trump menegaskan bahwa pakta baru untuk menggantikan atau meneruskan Perjanjian New START tidak dapat secara berarti membatasi risiko strategis global tanpa mengatasi persenjataan nuklir Beijing yang berkembang pesat, yang dapat mencapai 1.000 unit pada tahun 2030.

Trump menyebut pendekatan trilateral sangat penting untuk kesepakatan yang lebih baik dan lebih komprehensif, secara efektif meningkatkan standar negosiasi: Rusia telah menunjukkan kesediaan untuk membahas perpanjangan, tetapi Beijing secara konsisten menolak untuk bergabung dalam pembicaraan tersebut, dengan alasan perbedaan besar dalam persenjataan nuklir.

Tuntutan Trump untuk menyertakan China secara luas dipandang sebagai hambatan utama.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved