Trump Ingin Rusia dan China Bergabung Dewan Perdamaian

Jum'at, 20 Februari 2026 - 18:13 WIB
loading...
Trump Ingin Rusia dan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/THX/TTXVN
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia akan “senang” melihat Rusia dan China bergabung dengan ‘Dewan Perdamaian’ yang dibentuknya untuk memandu stabilisasi Gaza setelah perang Israel-Hamas. Moskow sebelumnya mengisyaratkan mereka sedang mempertimbangkan gagasan tersebut, sementara China menolak, dengan alasan komitmen kepada PBB.

Berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pada hari Kamis, Trump mengatakan banyak negara telah bergabung dengan dewan tersebut, dan “banyak yang sedang dalam proses untuk bergabung.”

“Saya ingin China dan Rusia bergabung,” katanya. “Mereka telah diundang. Anda membutuhkan keduanya. Anda membutuhkan semua pengaruh. Tidak ada diskriminasi.”

Pernyataan Trump muncul setelah dewan tersebut mengadakan pertemuan perdananya di Washington, yang dihadiri kepala negara dan pejabat senior dari sekitar 40 negara.

Lebih dari 20 negara telah menerima undangan Amerika untuk bergabung dengan dewan tersebut, dengan sekitar 35 negara lainnya menyatakan minat pada gagasan tersebut.

Namun, beberapa negara Barat utama – termasuk Jerman, Prancis, Inggris, dan Italia – menolak tawaran tersebut.

Sementara beberapa mengatakan mereka khawatir badan tersebut dapat melemahkan otoritas PBB, yang lain menyebutkan potensi keterlibatan Rusia.

Secara resmi dibentuk di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Januari, dewan tersebut diketuai oleh Trump seumur hidup dan bertugas mengawasi rekonstruksi Gaza dan implementasi gencatan senjata.

Badan tersebut juga dikritik karena tidak memiliki perwakilan Palestina, meskipun Israel telah menerima undangan untuk bergabung.

Rusia belum secara resmi bergabung tetapi mengatakan telah menerima undangan dan sedang mempelajari proposal tersebut.

Pada Januari, Presiden Vladimir Putin juga mengusulkan untuk menyumbangkan USD1 miliar yang bersumber dari aset kedaulatan Rusia yang dibekukan di AS – biaya yang tepat untuk kursi tetap – bahkan sebelum keputusan keanggotaan akhir tercapai.

Namun, Moskow mengatakan mereka belum menerima tanggapan atas proposal tersebut.

China menolak undangan tersebut, dengan alasan komitmennya terhadap "multilateralisme sejati" dan sistem internasional yang berpusat pada PBB.

Pada pertemuan perdana, Trump mengatakan AS telah menjanjikan USD10 miliar untuk upaya dewan tersebut.

Dia menambahkan sembilan negara anggota lainnya – Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab (UEA), Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait – telah berkomitmen memberikan total USD7 miliar.

Baca juga: Awas! Kurma Israel Diduga Dijual di Pasar Dunia dengan Label Berbeda
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved