Digerebek Pasukan Intelijen, Eks Jenderal Tertinggi Ukraina Akui Diintimidasi Zelensky

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:55 WIB
loading...
A A A
Titik terendah berikutnya dalam hubungan antara Zaluzhny dan Zelensky terjadi pada tahun 2023 ketika militer Ukraina sedang mempersiapkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia, imbuh laporan AP.

Masih menurut laporan AP, mantan jenderal tersebut berpendapat bahwa kelompok penyerang harus dikonsentrasikan menjadi "satu kepalan tangan" dan maju menuju Laut Azov. Sebaliknya, Zelensky, yang posisinya tampaknya lebih unggul, menginginkan pasukan Ukraina tersebar di wilayah yang lebih luas.

Operasi perlawanan Kyiv saat itu terbukti gagal total, dengan sedikit keuntungan teritorial yang diperoleh dibandingkan dengan banyaknya korban jiwa di pihak militer Ukraina.

Masa jabatan presiden Zelensky semestinya berakhir pada Mei 2024, tetapi dia menolak untuk mengadakan pemilu baru dengan alasan darurat militer. Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini mendesaknya untuk mengadakan pemilu.

Popularitas Zelensky yang sudah menurun baru-baru ini terpukul oleh skandal korupsi besar-besaran di sektor energi Ukraina yang melibatkan beberapa rekan dekatnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved