AS Kerahkan Lebih dari 50 Jet Tempur dalam 24 Jam, Bakal Serang Iran?
Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Pesawat-pesawat tersebut dapat dikerahkan langsung ke Iran dari pangkalan di daratan Amerika Serikat, Diego Garcia di Samudra Hindia, atau pun Okinawa di Jepang.
Matthew Savill, direktur ilmu militer di Royal United Services Institute, mengatakan AS telah membangun kekuatan tempur yang mengesankan, yang sudah lebih dari yang dapat dikumpulkan oleh sebagian besar negara.
“Israel hampir dapat menggandakan apa yang tersedia di udara jika bergabung, dan perlu diakui bahwa kekuatan saat ini akan lebih presisi daripada pendahulunya, dengan keunggulan udara yang lebih besar," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa, bahkan tanpa Israel, begitu kapal induk kedua AS tiba, pasukan tersebut akan mampu melakukan ratusan serangan udara per hari selama berminggu-minggu, dan melancarkan serangan rudal Tomahawk dengan laju tinggi.
Perundingan nuklir Iran di Jenewa pada hari Selasa tidak menghasilkan kesepakatan yang berarti meski para pejabat AS mengatakan Washington dan Teheran membuat kemajuan dalam perundingan tersebut.
Para pejabat Washington menekankan bahwa masih banyak detail yang perlu dibahas, menunjukkan masih ada potensi konfrontasi militer yang akan segera terjadi.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi juga mengatakan bahwa perundingan pada hari Selasa lebih konstruktif daripada putaran pertama yang diadakan di Muscat awal bulan ini. Dia mengeklaim bahwa kedua pihak telah menyepakati "prinsip-prinsip panduan" untuk kesepakatan potensial mengenai program nuklir Iran.
Matthew Savill, direktur ilmu militer di Royal United Services Institute, mengatakan AS telah membangun kekuatan tempur yang mengesankan, yang sudah lebih dari yang dapat dikumpulkan oleh sebagian besar negara.
“Israel hampir dapat menggandakan apa yang tersedia di udara jika bergabung, dan perlu diakui bahwa kekuatan saat ini akan lebih presisi daripada pendahulunya, dengan keunggulan udara yang lebih besar," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa, bahkan tanpa Israel, begitu kapal induk kedua AS tiba, pasukan tersebut akan mampu melakukan ratusan serangan udara per hari selama berminggu-minggu, dan melancarkan serangan rudal Tomahawk dengan laju tinggi.
Perundingan nuklir Iran di Jenewa pada hari Selasa tidak menghasilkan kesepakatan yang berarti meski para pejabat AS mengatakan Washington dan Teheran membuat kemajuan dalam perundingan tersebut.
Para pejabat Washington menekankan bahwa masih banyak detail yang perlu dibahas, menunjukkan masih ada potensi konfrontasi militer yang akan segera terjadi.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi juga mengatakan bahwa perundingan pada hari Selasa lebih konstruktif daripada putaran pertama yang diadakan di Muscat awal bulan ini. Dia mengeklaim bahwa kedua pihak telah menyepakati "prinsip-prinsip panduan" untuk kesepakatan potensial mengenai program nuklir Iran.
Lihat Juga :