AS Kerahkan Lebih dari 50 Jet Tempur dalam 24 Jam, Bakal Serang Iran?

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB
loading...
AS Kerahkan Lebih dari...
Amerika Serikat telah mengerahkan lebih dari 50 jet tempur, termasuk F-35 dan F-22, ke Timur Tengah dalam 24 jam. Pakar menggambarkannya sebagai aksi mendobrak pintu Iran. Foto/The Telegraph
A A A
TEHERAN - Lebih dari 50 jet tempur Amerika Serikat (AS), termasuk F-35, F-22, dan F-16, telah dikerahkan ke Timur Tengah dalam 24 jam. Itu terjadi ketika para pejabat AS dan Iran setuju bernegosiasi lagi dengan proposal baru dalam dua minggu ke depan.

Menurut laporan The Telegraph, Kamis (19/2/2026), puluhan jet tempur AS itu dipindahkan ke wilayah Timur Tengah dalam 24 jam sebelum Selasa malam. Sementara itu, puluhan penerbangan pesawat tanker pengisian bahan bakar udara ke udara juga terlacak.

Baca Juga: Usai Berunding, AS dan Iran Malah Makin Dekat Menuju Perang Besar-besaran

Salah satu pelacak penerbangan militer online menyatakan apa pun yang dapat terbang atau mengisi bahan bakar tampaknya bergerak ke wilayah tersebut.

Sascha Bruchmann, seorang peneliti di lembaga think tank International Institute for Strategic Studies yang berbasis di Bahrain, mengatakan bahwa jet cepat, seperti F-16 dan F-35, kemungkinan akan digunakan untuk membuka jalan menuju target utama.

"Mereka ada di sana untuk mendobrak pintu, apa yang kita sebut penindasan pertahanan udara musuh," katanya.

Dia menambahkan bahwa setelah jalur serangan dibersihkan, pesawat-pesawat pengebom berat kemungkinan besar akan menimbulkan kerusakan terbesar, jika Trump memutuskan untuk memerintahkan serangan.

Pesawat-pesawat tersebut adalah pengebom siluman B-2, yang digunakan dalam serangan terhadap fasilitas nuklir Iran Juni lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved