AS Kerahkan Lebih dari 50 Jet Tempur dalam 24 Jam, Bakal Serang Iran?

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:33 WIB
loading...
A A A
Negosiasi AS-Iran terjadi ketika pemerintahan Trump menumpuk aset tempur besar-besaran di dekat Republik Islam Iran untuk kemungkinan operasi militer, di tengah meningkatnya tekanan Washington terhadap Teheran atas program nuklir dan penindakan keras terhadap demonstran.

AS telah mengirimkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke Laut Arab pada akhir Januari di tengah meningkatnya ketegangan. Kemudian, pada minggu pertama bulan Februari, BBC melaporkan bahwa selusin jet tempur F-15, sebuah drone tempur MQ-9 Reaper, dan beberapa pesawat serang darat A-10C Thunderbolt II juga mencapai Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania.

Citra satelit menunjukkan kapal perusak rudal berpemandu, USS Delbert D Black, juga berlayar melalui Terusan Suez di Mesir dari Mediterania ke Laut Merah, dan sebuah drone pengintai MQ-4C Triton Angkatan Laut AS beroperasi di atas Teluk.

Kehadiran pesawat komunikasi E-11A, sebuah P-8 Poseidon, dan sebuah pesawat pengintai E-3G Sentry serta beberapa pesawat pengintaian juga dilaporkan di wilayah tersebut sebelumnya. AS bahkan telah mengirimkan kapal induk kedua, USS Gerald R. Ford, ke wilayah tersebut.

Sementara itu, Iran merespons dengan menggelar latihan perang di Selat Hormuz—titik penting untuk ekspor energi dari wilayah penghasil minyak terbesar di dunia. Militer Teheran bahkan menutup sebagaian wilayah perairan itu selama beberapa jam untuk manuver. Teheran pernah mengancam akan menutup sepenuhnya Selat Hormuz di masa lalu, tetapi belum pernah melakukannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved