Khamenei Tegaskan Trump Tidak Akan Hancurkan Iran, Seperti Para Pendahulunya

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:02 WIB
loading...
Khamenei Tegaskan Trump...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang "perubahan rezim" di Teheran. Dia menyatakan pemimpin Amerika itu tidak akan berhasil menghancurkan negara tersebut, seperti halnya para pendahulunya yang gagal sebelumnya.

Meskipun AS telah menekan Iran untuk meninggalkan program nuklirnya dan mengadopsi kebijakan "pengayaan nol", Teheran bersikeras kegiatan tersebut adalah hak inherennya.

Pekan lalu, ketika sejumlah besar pasukan militer AS berkumpul di Teluk Persia, Trump mengatakan perubahan rezim di Iran "akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi."

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Selasa, ketika perwakilan Washington dan Teheran bertemu untuk pembicaraan nuklir di Jenewa, Khamenei menyatakan AS tidak akan berhasil dalam upayanya untuk menghancurkan negara tersebut.

"Dalam salah satu pidatonya baru-baru ini, presiden AS mengatakan selama 47 tahun Amerika belum berhasil menghancurkan Republik Islam… Saya katakan kepada Anda: Anda juga tidak akan berhasil," kata Khamenei.

Upaya untuk mengintimidasi Iran agar tunduk juga tidak akan berhasil, pemimpin tertinggi memperingatkan, seraya mengisyaratkan aset angkatan laut tambahan yang dikerahkan Washington ke wilayah tersebut justru dapat menjadi sasaran. “Kapal perang tentu saja merupakan senjata berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya adalah senjata yang mampu menenggelamkannya,” tegas dia.

Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat sejak Juni lalu, ketika AS membom fasilitas nuklir negara itu pada akhir perang 12 hari antara Israel dan Iran.

Washington telah mengerahkan aset angkatan laut dan udara tambahan ke Timur Tengah, termasuk kapal induk kedua.

Kepemimpinan AS telah berulang kali mengancam Iran dengan tindakan militer dan secara terbuka mendukung kerusuhan kekerasan yang melanda negara itu pada akhir Desember dan awal Januari, yang dipicu anjloknya mata uang nasional dan inflasi yang melonjak.

Pada saat yang sama, kedua pihak telah terlibat dalam pembicaraan tidak langsung di Oman, dengan Iran menyebut kontak tersebut sebagai "awal yang baik."

Para pejabat tinggi Iran telah berulang kali mengisyaratkan negara itu tertarik untuk mencapai "kesepakatan yang adil dan merata" terkait program nuklirnya dengan AS, menunjukkan kesiapannya mengurangi pengayaan uranium dan mengurangi persediaan yang ada sebagai imbalan atas pencabutan sanksi. Namun, Washington bersikeras Iran harus menghapus program nuklirnya sepenuhnya.

Baca juga: Hamas: Dewan Perdamaian Trump Harus Hentikan Pembunuhan oleh Israel di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved