Jerman Tegaskan Tatanan Berbasis Aturan Tak Ada Lagi, Semua Negara Harus Persenjatai Diri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:30 WIB
loading...
Jerman Tegaskan Tatanan...
Kanselir Jerman Friedrich Merz. Foto/britannica
A A A
BERLIN - Negara-negara Eropa harus menerima bahwa “tatanan internasional berbasis aturan” liberal pasca-Perang Dingin sudah tidak ada lagi. Pernyataan itu diungkap Kanselir Jerman Friedrich Merz pada Konferensi Keamanan Munich pada hari Jumat.

Uni Eropa dan anggotanya perlu beradaptasi dengan cepat terhadap realitas baru dengan mempersenjatai diri, klaimnya. Pernyataannya muncul ketika Berlin berupaya menghindari aturan Uni Eropa yang mengatur defisit anggaran dan persaingan untuk menyelamatkan ekonomi Jerman yang lesu melalui program persenjataan kembali besar-besaran.

Ekonomi terbesar blok tersebut berencana menghabiskan USD582 miliar untuk pertahanan pada tahun 2029 di tengah resesi yang sedang berlangsung.

Bank sentral negara itu memperingatkan tahun lalu bahwa pemerintah berada di jalur untuk defisit anggaran terbesar sejak awal tahun 1990-an.

“Tatanan internasional yang didasarkan pada hak dan aturan… tidak lagi ada,” ujar Merz di forum tersebut. “Klaim Amerika Serikat atas kepemimpinan telah ditantang dan mungkin hilang,” katanya, menunjuk pada apa yang disebutnya sebagai “revisionisme kekerasan” Rusia dan keinginan China untuk “menjadi pemimpin dalam membentuk dunia.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved