Iran Pecat Bos TV Gara-gara Reporter Salah Ucap 'Matilah Khamenei' saat Live

Jum'at, 13 Februari 2026 - 11:28 WIB
loading...
Iran Pecat Bos TV Gara-gara...
Iran memecat seorang direktur televisi pemerintah setelah seorang reporter salah ucap Matilah Khamenei saat siaran langsung di tengah demonstrasi pro-pemerintah. Foto/X @khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Pihak berwenang Iran telah memecat seorang direktur televisi pemerintah. Musababnya, seorang reporter televisi salah ucap dengan meneriakkan "Matilah Khamenei" saat siaran langsung (live) di tengah-tengah demonstrasi pro-pemerintah.

Ayatollah Ali Khamenei merupakan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran. Salah ucap oleh reporter tersebut merupakan kesalahan fatal.

Insiden itu terjadi selama siaran langsung peringatan ulang tahun ke-47 Revolusi Islam di provinsi Sistan-Baluchistan pada hari Rabu.

Baca Juga: AS Bersiap Kerahkan Kapal Induk Kedua, Kemungkinan Serang Iran Jika Perundingan Gagal

Selama siaran langsung, reporter bernama Musab Rasoulizad menggambarkan jumlah peserta demonstrasi, dan mengulangi seruan yang terdengar di kerumunan seperti "Allahu Akbar (Tuhan Maha Besar)".

Kemudian, dia secara spontan meneriakkan “Marg bar Khamenei (Matilah Khamenei)". Seruan yang biasa terdengar di antara demonstrasi yang diselenggarakan pemerintah adalah “Matilah Amerika” dan “Matilah Israel”.

“Direktur siaran saluran TV provinsi Hamoun telah dipecat menyusul kesalahan yang terjadi di jaringan provinsi,” kata pihak stasiun televisi pemerintah Iran, seperti dikutip dari Al Arabiya English, Kamis (12/2/2026).

“Operator transmisi dan pengawas siaran diskors. Staf lain yang terbukti bersalah juga dirujuk ke komite disiplin," lanjut stasiun televisi pemerintah. "Keputusan ini dibuat untuk menjaga disiplin profesional dan melindungi reputasi media."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Berita Terkini
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved