Inggris Akan Kirim 1.000 Rudal ke Ukraina untuk Melawan Rusia
Jum'at, 13 Februari 2026 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Setidaknya lima negara telah berjanji untuk memberikan kontribusi pada pembelian senjata Amerika di bawah PURL pada pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina (UDCG) di Brussels pada hari Kamis.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte mengucapkan terima kasih kepada Inggris, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Lithuania atas kontribusi mereka.
Pertemuan UDCG diikuti 50 negara dan dipimpin bersama oleh Inggris dan Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius, dan dihadiri oleh Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov, Mark Rutte, dan Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles.
Para pendukung Ukraina akan membahas kebutuhan militer utama negara tersebut untuk tahun 2026, berbagi wawasan medan perang, merencanakan pengiriman peralatan, dan mengidentifikasi kesenjangan yang perlu diatasi.
Inggris mengambil peran sebagai pemimpin bersama Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina dengan Jerman, serta Koalisi Sukarelawan dengan Prancis, tahun lalu. Baik Perdana Menteri maupun Menteri Pertahanan Inggris telah menegaskan bahwa keamanan nasional Inggris—fondasi Rencana Perubahan Pemerintah—dimulai di Ukraina.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte mengucapkan terima kasih kepada Inggris, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Lithuania atas kontribusi mereka.
Pertemuan UDCG diikuti 50 negara dan dipimpin bersama oleh Inggris dan Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius, dan dihadiri oleh Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov, Mark Rutte, dan Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles.
Para pendukung Ukraina akan membahas kebutuhan militer utama negara tersebut untuk tahun 2026, berbagi wawasan medan perang, merencanakan pengiriman peralatan, dan mengidentifikasi kesenjangan yang perlu diatasi.
Inggris mengambil peran sebagai pemimpin bersama Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina dengan Jerman, serta Koalisi Sukarelawan dengan Prancis, tahun lalu. Baik Perdana Menteri maupun Menteri Pertahanan Inggris telah menegaskan bahwa keamanan nasional Inggris—fondasi Rencana Perubahan Pemerintah—dimulai di Ukraina.
(mas)
Lihat Juga :