Memanas, Trump akan Kirim Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah Seiring Perundingan dengan Iran

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:30 WIB
loading...
Memanas, Trump akan...
Pemandangan udara Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln saat beroperasi di Laut Arab, dikawal oleh dua kapal pengisian bahan bakar militer dan dua kapal Penjaga Pantai AS, pada 6 Februari 2026. Foto/US CENTCOM/Anadolu Agency
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia sedang mempertimbangkan pengerahan kelompok serang kapal induk kedua ke Timur Tengah. Langkah ini meningkatkan tekanan pada Teheran di tengah pembicaraan diplomatik.

“Kita memiliki armada yang sedang menuju ke sana dan satu lagi mungkin akan menyusul,” ujar Trump kepada Axios, mengkonfirmasi ia “sedang mempertimbangkan” pengerahan tambahan.

Seorang pejabat AS menguatkan bahwa diskusi internal mengenai kelompok serang kedua sedang berlangsung, yang akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang saat ini ditempatkan di daerah tersebut.

Trump menggambarkan pilihan bagi Iran sebagai pilihan biner, menegaskan, “Entah kita akan membuat kesepakatan atau kita harus melakukan sesuatu yang sangat sulit seperti terakhir kali,” merujuk pada serangan AS Juni lalu, ketika pasukan AS melakukan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran – Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Presiden AS mengindikasikan ia mengantisipasi putaran kedua negosiasi dengan pejabat Iran pekan depan, mengklaim Teheran sekarang lebih serius terlibat.

Ia mengisyaratkan kesediaannya menggunakan kekuatan telah mengubah lanskap diplomatik. “Terakhir kali mereka tidak percaya saya akan melakukannya,” katanya, menambahkan kepemimpinan Iran sebelumnya telah “terlalu berani mengambil risiko.”

Trump mengatakan kesepakatan yang mencakup program nuklir Iran adalah hal yang “mudah” dan menyatakan optimisme tentang pembatasan kemampuan rudal balistiknya. “Kita bisa membuat kesepakatan yang bagus dengan Iran,” katanya.

Mengenai kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih pada hari Rabu ini, Trump menepis kekhawatiran tentang gesekan antara keduanya, dengan mengatakan Netanyahu “juga menginginkan kesepakatan. Dia menginginkan kesepakatan yang baik.”

Iran dan AS sedang mempersiapkan putaran negosiasi nuklir berikutnya, yang berlangsung di Oman pada hari Jumat setelah penangguhan hampir delapan bulan.

Ketegangan telah meningkat antara Washington dan Teheran, dipicu peningkatan kekuatan militer Amerika di Teluk Persia dan ancaman berulang kali dari Trump tentang tindakan militer.

Baca juga: Berbahaya, Kapal-kapal Berbendera AS Disarankan Hindari Perairan Iran Sejauh Mungkin
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved