Iran Siap Encerkan Uranium Jika AS Cabut Seluruh Sanksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:44 WIB
loading...
Iran Siap Encerkan Uranium...
Iran siap encerkan uraniuam yang sangat diperkaya jika Amerika Serikat mencabut seluruh sanksi terhadap negara Islam tersebut. Foto/Organisasi Energi Atom Iran
A A A
TEHERAN - Iran siap untuk mengencerkan uranium yang sangat diperkaya jika Amerika Serikat (AS) mencabut seluruh sanksi terhadap negara Islam tersebut. Kesediaan disampaikan Kepala Organisasi Eneregi Atom Iran, Mohammad Eslami.

"Sebagai kesimpulan, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan pengenceran uranium yang diperkaya 60 persen...kepala Organisasi Energi Atom mengatakan bahwa ini bergantung pada apakah semua sanksi akan dicabut sebagai imbalannya," tulis kantor berita IRNA pada hari Senin, merujuk Mohammad Eslami, tanpa menyebutkan apakah ini termasuk semua sanksi terhadap Iran atau hanya sanksi yang dikenakan oleh AS saja.

Baca Juga: Bikin Israel Ketakutan, Seberapa Kuat Sebenarnya Rudal-rudal Iran? Ini Analisisnya

Pengenceran uranium berarti mencampurnya dengan bahan campuran untuk mengurangi tingkat pengayaan, sehingga produk akhir tidak melebihi ambang batas pengayaan tertentu.

Sebelum serangan AS dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu, Teheran telah memperkaya uranium hingga 60 persen, jauh melebihi batas 3,67 persen yang diizinkan berdasarkan perjanjian nuklir 2015 yang sekarang sudah tidak berlaku lagi.

Negara-negara Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat, mencurigai Teheran berupaya mengembangkan senjata nuklir—klaim yang berkali-kali dibantah oleh Iran.

Menurut badan pengawas nuklir PBB, Iran adalah satu-satunya negara non-senjata nuklir yang memperkaya uranium hingga 60 persen.

Tidak diketahui ke mana lebih dari 400 kg uranium yang sangat diperkaya yang dimiliki Iran sebelum perang 12 hari pada Juni lalu berakhir, dengan inspektur PBB terakhir kali mencatat lokasinya pada 10 Juni 2010.

Persediaan semacam itu dapat memungkinkan Iran untuk membangun lebih dari sembilan bom nuklir jika pengayaan mencapai 90 persen.

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyerukan agar Iran dikenakan larangan total terhadap pengayaan uranium, suatu kondisi yang tidak dapat diterima oleh Teheran dan jauh kurang menguntungkan daripada perjanjian tahun 2015.

Iran mempertahankan bahwa mereka memiliki hak atas program nuklir sipil berdasarkan ketentuan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang ditandatangani oleh Iran dan 190 negara lainnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved