Tentara Rusia Dipasok Jet Tempur Siluman Su-57 Secara Besar-besaran

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:52 WIB
loading...
Tentara Rusia Dipasok...
Tentara Rusia telah dipasok jet tempur siluman Su-57 generasi kelima secara besar-besaran. Foto/Wikipedia
A A A
MOSKOW - Tentara Rusia telah dipasok sejumlah besar jet tempur siluman Su-57 generasi kelima. Perusahaan milik negara Rusia, Rostec, mengumumkan pengiriman pesawat tempur tercanggih Moskow tersebut pada hari Senin.

Pesawat Su-57 selama ini dikenal sebagai pesaing jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS).

Dalam sebuah pernyataan, Rostec mengatakan bahwa salah satu anak perusahaannya, United Aircraft Corporation, telah memproduksi dan mengirimkan sejumlah besar pesawat Su-57 dalam konfigurasi teknis baru ke Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca Juga: AS Ancam Negara Ini karena Membeli Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia

"Pesawat-pesawat tersebut telah menerima sistem onboard yang diperbarui dan kompleks senjata," katanya, tanpa merinci jumlah pesawat yang telah dikirim ke pasukan Rusia.

Menurut pernyataan itu, pesawat Su-57 telah menjalani siklus penuh uji coba pabrik sebelum pilot militer mengevaluasinya dalam berbagai mode operasional.

Kepala Rostec, Sergey Chemezov, mengatakan bahwa pabrik-pabrik penerbangan tersebut secara jelas dan tepat waktu memenuhi tugas mereka dalam memasok peralatan ke Angkatan Darat, terus-menerus meningkatkan kemampuan pesawat berdasarkan kebutuhan pelanggan dan kondisi pertempuran nyata.

"Su-57 adalah senjata tangguh yang telah membuktikan efektivitasnya di garis depan. Pesawat ini telah menghancurkan banyak target. Kompleks generasi kelima ini dapat digunakan bahkan di lingkungan dengan sistem pertahanan udara musuh yang paling canggih," katanya.

"Pesawat tempur yang telah diperbarui menjadi lebih kuat dan berbahaya," ujar Chemezov.

"Hari ini, kami telah menyerahkan kepada Angkatan Darat mesin-mesin yang telah menjadi lebih kuat dan berbahaya," imbuh dia, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (10/2/2026).

Pesawat tempur Su-57 mampu melakukan berbagai misi tempur. Pesawat ini dapat menyerang target udara, darat, dan laut, beroperasi sepanjang waktu, termasuk dalam kondisi cuaca yang kompleks dan di bawah gangguan sinyal. Kemampuan pengamatannya yang rendah memungkinkan pesawat ini tetap efektif meskipun mendapat serangan balik dari sistem pertahanan udara modern.

Rostec adalah salah satu konglomerat industri dan pertahanan milik negara terbesar di Rusia, yang memainkan peran sentral dalam kompleks industri militer, sektor teknologi, dan perencanaan ekonomi strategis negara tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved