Elon Musk Berencana Bangun Kota di Bulan yang Tumbuh Sendiri

Senin, 09 Februari 2026 - 17:05 WIB
loading...
Elon Musk Berencana...
Elon Musk berencana bangun kota di Bulan yang tumbuh sendiri. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Miliarder teknologi AS, Elon Musk , mengumumkan rencana untuk membangun "kota yang tumbuh sendiri" di Bulan. Dia menempatkan proyek ini di depan ambisinya yang telah lama dinyatakan untuk mencapai Mars.

Dalam beberapa tahun terakhir, SpaceX telah fokus pada pengembangan pesawat ruang angkasa yang mampu mencapai Planet Merah, dengan Musk sebelumnya mengatakan bahwa misi Starship tanpa awak pertama ke Mars dapat diluncurkan paling cepat akhir tahun 2026.

Namun, dalam sebuah unggahan di platform media sosialnya X pada hari Minggu, Musk mengatakan perusahaan tersebut "telah mengalihkan fokus untuk membangun kota yang tumbuh sendiri di Bulan," dengan alasan bahwa proyek tersebut dapat dicapai dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, sementara pemukiman yang sebanding di Mars akan membutuhkan waktu lebih dari dua dekade.

“Misi SpaceX tetap sama: memperluas kesadaran dan kehidupan seperti yang kita kenal ke bintang-bintang,” tulis Musk, dilansir RT.



Menurutnya, misi ke Mars hanya mungkin dilakukan ketika planet-planet sejajar, kira-kira setiap 26 bulan, dan membutuhkan perjalanan selama enam bulan, sedangkan peluncuran ke Bulan dapat dilakukan setiap sepuluh hari dengan waktu tempuh sekitar dua hari. Hal ini, katanya, akan memungkinkan iterasi dan pengembangan pemukiman di Bulan yang lebih cepat.

SpaceX memprioritaskan misi ke Bulan dan menargetkan pendaratan Starship tanpa awak sekitar tahun 2027, lapor WSJ pekan lalu, mengutip sumber. Pesawat ruang angkasa ini juga sedang dikembangkan untuk program Artemis NASA untuk mengembalikan astronot ke Bulan di akhir dekade ini.

Baca Juga: Informan FBI Sebut Jeffrey Epstein Memiliki Hubungan dengan Intelijen Israel

Musk mengatakan perusahaan belum meninggalkan ambisinya terkait Mars dan “juga akan berupaya membangun kota di Mars dan mulai melakukannya dalam waktu sekitar lima hingga tujuh tahun,” menggambarkan Bulan sebagai pilihan yang lebih cepat untuk “mengamankan masa depan peradaban.”

Pengusaha tersebut telah berulang kali berbicara tentang kolonisasi Mars sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk memastikan kelangsungan hidup umat manusia jika terjadi bencana global, sebelumnya menyarankan bahwa planet itu pada akhirnya dapat menjadi "bagian dari Amerika."

Pengumuman ini muncul ketika kekuatan-kekuatan besar mendorong kehadiran permanen di Bulan. China dan Rusia sedang mengembangkan Stasiun Penelitian Bulan Internasional bersama. Moskow berencana untuk membangun fasilitas bertenaga nuklir sekitar tahun 2036 untuk mendukung pangkalan tersebut.

Para astronot belum mengunjungi Bulan sejak misi Apollo 17 NASA pada tahun 1972.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Benarkah Pelayan Cantik...
Benarkah Pelayan Cantik Ini Perwira Elite China yang Memata-matai Elon Musk?
AS Integrasikan AI Grok...
AS Integrasikan AI Grok Milik Elon Musk dalam Sistem Militer Rahasia, Dunia dalam Bahaya?
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
4 Fakta Masjid Ibrahimi...
4 Fakta Masjid Ibrahimi di Kota Hebron yang Ditutup Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved