AS Integrasikan AI Grok Milik Elon Musk dalam Sistem Militer Rahasia, Dunia dalam Bahaya?

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:15 WIB
loading...
AS Integrasikan AI Grok...
Kecerdasan buatan Grok milik Elon Musk. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Departemen Perang Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menandatangani perjanjian dengan xAI milik Elon Musk untuk mengintegrasikan chatbot Grok ke dalam sistem militer rahasia. Langkah ini meningkatkan tekanan pada kontraktor saingan, Anthropic, karena menolak mencabut pengamanan pada model Claude-nya.

Kesepakatan tersebut, yang pertama kali dilaporkan New York Times dan dikonfirmasi Axios pada hari Senin, akan menjadikan Grok sebagai sistem AI kedua yang disetujui untuk digunakan pada jaringan militer paling sensitif, tempat analisis intelijen, pengembangan senjata, dan operasi medan perang berlangsung.

Hingga saat ini, Claude milik Anthropic adalah satu-satunya model yang tersedia di platform rahasia, melalui kemitraan dengan Palantir Technologies.

Perjanjian ini muncul ketika Menteri Perang Pete Hegseth memanggil CEO Anthropic, Dario Amodei, untuk pertemuan yang menurut sumber akan berlangsung tegang di Pentagon pada hari Selasa.

Menurut Axios, Hegseth diperkirakan akan memberikan ultimatum: setuju untuk menyediakan Claude untuk “semua tujuan yang sah” tanpa pengamanan tambahan, atau menghadapi konsekuensi termasuk potensi penetapan sebagai “risiko rantai pasokan” – label yang biasanya diperuntukkan bagi entitas yang terkait dengan musuh asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved