Yordania Kecam Upaya Israel untuk Mencaplok Tepi Barat

Senin, 09 Februari 2026 - 15:33 WIB
loading...
Yordania Kecam Upaya...
Yordania kecam upaya Israel untuk mencaplok Tepi Barat. Foto/X
A A A
GAZA - Kementerian Luar Negeri Yordania menyebut peraturan baru tersebut sebagai "pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional" dan serangan terhadap hak Palestina untuk mendirikan negara merdeka.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Yordania menanggapi langkah-langkah tersebut, yang menurut media Israel, termasuk penghapusan peraturan yang telah berlaku selama beberapa dekade yang mencegah warga negara Yahudi membeli tanah di wilayah tersebut.

Kementerian Luar Negeri Yordania mengatakan Yordania "sangat mengutuk keputusan dan langkah-langkah ilegal Israel yang diambil untuk memaksakan kedaulatan Israel yang melanggar hukum, memperkuat aktivitas pemukiman, dan memaksakan realitas hukum dan administratif baru di Tepi Barat yang diduduki".

Langkah-langkah tersebut merupakan "pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, pelemahan solusi dua negara, dan serangan terhadap hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka dan berdaulat mereka di garis 4 Juni 1967 dengan Yerusalem yang diduduki sebagai ibu kotanya", kata pernyataan itu, menambahkan bahwa Israel "tidak memiliki kedaulatan atas tanah Palestina yang diduduki".



Yordania menegaskan kembali “penolakan dan kecaman mutlak” terhadap tindakan sepihak, ilegal, dan tidak sah di Tepi Barat dan memperingatkan bahwa kebijakan pemerintah sayap kanan Israel memicu siklus kekerasan dan ketidakstabilan di kawasan tersebut.

Sebelumnya, kebijakan para pemukim Israel untuk memiliki tanah di daerah-daerah yang secara historis berada di bawah kendali Palestina sebagai dorongan paling berbahaya menuju aneksasi dan keputusan paling penting sejak Israel menduduki Tepi Barat pada tahun 1967.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved