Warga Yahudi Kini Bisa Membeli Tanah dan Kuasai Tempat Ibadah di Tepi Barat

Senin, 09 Februari 2026 - 13:24 WIB
loading...
Warga Yahudi Kini Bisa...
Warga Yahudi kini bisa membeli tanah dan kuasai tempat ibadah di Tepi Barat. Foto/X
A A A
GAZA - Kabinet keamanan Israel menyetujui serangkaian langkah pada hari Minggu yang bertujuan untuk memperdalam kendali Israel atas Tepi Barat yang diduduki, membuka jalan bagi perluasan pemukiman lebih lanjut di wilayah Palestina.

Wilayah tersebut, yang telah diduduki Israel sejak 1967, akan membentuk bagian terbesar dari negara Palestina di masa depan, tetapi dipandang oleh banyak orang di kalangan kanan religius sebagai tanah Israel.

“Kabinet keamanan hari ini menyetujui serangkaian keputusan… yang secara fundamental mengubah realitas hukum dan sipil di Yudea dan Samaria,” demikian pernyataan tersebut, menggunakan nama-nama alkitabiah untuk Tepi Barat.

Bagaimana Israel Mencaplok Tepi Barat?

1. Menghapus Peraturan Larangan Warga Yahudi Membeli Tanah di Tepi Barat

Langkah-langkah tersebut, yang diumumkan oleh Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Pertahanan Israel Katz, termasuk penghapusan peraturan yang telah berlaku selama beberapa dekade yang melarang warga Yahudi membeli tanah di Tepi Barat, menurut pernyataan bersama kedua menteri tersebut.

Smotrich mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk “memperdalam akar kita di semua wilayah Tanah Israel dan mengubur gagasan negara Palestina.”

Katz mengatakan “Yudea dan Samaria adalah jantung negara, dan memperkuatnya adalah kepentingan keamanan, nasional, dan Zionis yang utama.”


2. Izin Pendirian Bangunan Dialihkan ke Israel

Reformasi tersebut juga mencakup pengalihan wewenang atas izin pembangunan pemukiman di beberapa bagian kota Palestina, termasuk Hebron, dari badan-badan kota Otoritas Palestina ke Israel.

Hingga saat ini, perubahan konstruksi di komunitas Yahudi kota tersebut memerlukan persetujuan dari pemerintah kota setempat dan otoritas Israel, demikian dilaporkan Times of Israel, mengutip pernyataan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved