Kotak Pandora Terbuka di Amerika Latin, Mungkinkah Ada Perlawanan kepada AS?

Senin, 09 Februari 2026 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Baru-baru ini, dalam apa yang digambarkan sebagai kemenangan bagi Washington, pengadilan Panama memutuskan untuk mengusir sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong dari pengoperasian dua pelabuhan strategis di terusan tersebut. Dalam teguran keras, China mengutuk putusan tersebut dan memperingatkan bahwa Panama akan "membayar harga yang mahal" jika tidak mengubah haluan.

Sebuah laporan Parlemen Eropa dari tahun lalu memprediksi bahwa pada tahun 2035, China mungkin akan melampaui AS sebagai mitra dagang terpenting Amerika Latin.

Namun, untuk saat ini, banyak negara masih sangat bergantung pada bantuan AS untuk pemberantasan narkotika, pencegahan kejahatan, dan pertahanan, sementara Trump juga menggunakan tarif sebagai pengaruh ekonomi.

Ketergantungan itu, kata McPherson, mendorong negara-negara seperti Brasil dan Meksiko untuk "berhati-hati dalam tanggapan mereka."

Salas mengatakan ketergantungan pada pasar ekspor AS juga membatasi sejauh mana negara-negara dapat menghadapi Washington secara politik.

Namun ia menambahkan bahwa peran China yang semakin besar memberi pemerintah alternatif.

“Anda tidak akan bisa meyakinkan Argentina untuk berhenti menjual kedelai atau gandum ke China, atau Brasil untuk berhenti menjual produk pertaniannya. AS tidak menawarkan pasar untuk mereka,” katanya.

6. Rusia Makin Terpinggirkan

Rusia adalah pemain lain di kawasan ini, meskipun jejak perdagangannya masih jauh lebih kecil daripada AS atau China.

Secara historis bersekutu dengan pemerintah yang berhaluan kiri, hubungan Moskow dengan negara-negara seperti Venezuela dan Kuba terutama berfokus pada kerja sama keamanan dan pertahanan.

Sejak operasi Venezuela, Trump telah mengisyaratkan bahwa pemerintah Kuba akan jatuh dan semakin menekan negara kepulauan Karibia itu dengan perintah eksekutif yang baru ditandatangani yang memberlakukan tarif pada negara-negara yang mengirim minyak ke Havana.

Kuba, yang sudah menghadapi krisis ekonomi yang dalam, diperkirakan akan semakin kesulitan setelah kehilangan minyak Venezuela – sumber energi utamanya.

Sebagai bentuk dukungan, Menteri Dalam Negeri Rusia Vladimir Kolokoltsev mengunjungi Havana pada akhir Januari. Laporan media menyebutkan sebuah pesawat kargo Rusia, yang biasanya digunakan untuk mengangkut peralatan militer, mendarat di Kuba baru-baru ini.

Menteri Luar Negeri Kuba juga melakukan perjalanan ke Beijing pada hari Kamis, di mana Tiongkok berjanji akan memberikan “dukungan dan bantuan.”

Menurut Levy, meskipun banyak negara Amerika Latin tampaknya bekerja sama dengan Washington untuk saat ini, kawasan tersebut kemungkinan akan melihat peningkatan perlawanan terhadap kebijakan intervensionis AS.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bulan lalu bahwa AS "sangat ingin melihat" perubahan rezim di Kuba.

"Dalam jangka panjang, kebijakan luar negeri yang dipaksakan akan menghadapi keterbatasan besar," Levy memperingatkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Berita Terkini
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved