Unggah Video Keluarga Obama sebagai Kera, Trump Tak Mau Minta Maaf

Sabtu, 07 Februari 2026 - 14:12 WIB
loading...
A A A
“Tidak,” katanya. “Saya tidak membuat kesalahan.”

Ketika didesak, Trump mengatakan ia mengutuk bagian rasis dari klip tersebut. “Tentu saja,” katanya.

Dan ketika ditanya kemudian apakah video tersebut dapat merusak posisi Partai Republik di mata pemilih kulit hitam, presiden mengatakan tidak dan membela prestasinya.

“Ngomong-ngomong, saya adalah presiden yang paling tidak rasis yang pernah Anda miliki dalam waktu yang lama,” katanya.

Pernyataan Gedung Putih yang menyalahkan seorang staf muncul setelah reaksi keras, termasuk dari Senator Partai Republik Tim Scott, satu-satunya anggota Partai Republik kulit hitam di Senat, yang menyebut unggahan itu rasis dan mengatakan Trump harus menghapusnya.

“Berdoa semoga itu palsu karena itu adalah hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih ini. Presiden harus menghapusnya,” tulis anggota Partai Republik Carolina Selatan, yang juga ketua komite kampanye Partai Republik Senat, di X.

Baca Juga: Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial

Trump dan Scott berbicara tentang video tersebut pada Jumat pagi sebelum dihapus dari unggahan presiden, kata Trump kepada wartawan.

Gedung Putih sebelumnya membela unggahan tersebut dan meremehkan respons terhadap video tersebut, menyebutnya sebagai “kemarahan palsu.” Tetapi tepat sebelum tengah hari, seorang pejabat mengatakan kepada CNN, “Seorang staf Gedung Putih secara keliru membuat unggahan tersebut. Unggahan itu telah dihapus.” Seorang pejabat Senat dari Partai Republik mengatakan bahwa anggota parlemen Republik telah menghubungi Trump untuk membahas unggahan tersebut dengannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Intelijen Israel Bisiki...
Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump
Rekomendasi
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved