AS Tampar Iran dengan Sanksi Baru Tak Lama setelah Perundingan Nuklir
Sabtu, 07 Februari 2026 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurut menteri tersebut, delapan bulan terakhir telah menciptakan suasana "ketidakpercayaan yang besar" yang perlu diatasi.
Ketegangan antara kedua negara meningkat sejak AS menyerang fasilitas nuklir di Iran Juni lalu, dan semakin meningkat mengingat protes anti-pemerintah yang meluas yang melanda Republik Islam pada bulan Desember dan Januari. Teheran menuduh AS dan Israel menghasut kerusuhan tersebut.
Dalam beberapa minggu terakhir, Washington telah mengerahkan 'armada' yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah, menuntut agar kesepakatan potensial apa pun membatasi pengayaan uranium dan membatasi program rudal balistik Teheran. Menurut Araghchi, pembicaraan di Muscat hanya berfokus pada program nuklir.
Iran tetap berpendapat programnya murni bersifat damai. Washington secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran, yang mendorong Republik Islam untuk secara bertahap mengurangi kepatuhan dan memperkaya uranium hingga kemurnian 60%.
Baca juga: Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4, Peringatkan Perang akan Landa Kawasan
Ketegangan antara kedua negara meningkat sejak AS menyerang fasilitas nuklir di Iran Juni lalu, dan semakin meningkat mengingat protes anti-pemerintah yang meluas yang melanda Republik Islam pada bulan Desember dan Januari. Teheran menuduh AS dan Israel menghasut kerusuhan tersebut.
Dalam beberapa minggu terakhir, Washington telah mengerahkan 'armada' yang dipimpin kapal induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah, menuntut agar kesepakatan potensial apa pun membatasi pengayaan uranium dan membatasi program rudal balistik Teheran. Menurut Araghchi, pembicaraan di Muscat hanya berfokus pada program nuklir.
Iran tetap berpendapat programnya murni bersifat damai. Washington secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran, yang mendorong Republik Islam untuk secara bertahap mengurangi kepatuhan dan memperkaya uranium hingga kemurnian 60%.
Baca juga: Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4, Peringatkan Perang akan Landa Kawasan
(sya)
Lihat Juga :