Iran Tuntut Negosiasi Adil, Kaitkan Pencabutan Sanksi dengan Perundingan

Kamis, 05 Februari 2026 - 21:30 WIB
loading...
Iran Tuntut Negosiasi...
Warga melintasi spanduk di Iran. Foto/iranintl.com
A A A
TEHERAN - Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) akan digelar di Oman pada Jumat (6/2/2026). Meski demikian, taruhannya tinggi dan kesenjangan antara Teheran dan Washington tetap signifikan.

AS ingin Iran membatasi kemampuan rudal balistiknya yang membuat Israel dan pangkalan militer AS di kawasan itu tetap dalam jangkauan. Iran mengatakan rudal-rudal ini adalah bagian dari kemampuan pertahanan negara, merujuk pada serangan Israel pada bulan Juni yang menewaskan lebih dari 1.000 orang di Iran.

Washington ingin Iran berhenti mendukung sekutu non-negara di seluruh kawasan, tuntutan yang didukung oleh Israel dan beberapa pemerintah Arab.

Iran menolak argumen bahwa mendukung apa yang disebutnya sebagai "poros perlawanan" adalah tindakan yang mengacaukan kawasan.

Kemudian ada program ruang angkasa strategis Iran yang bertugas mencapai kemandirian dalam desain dan komunikasi satelit. AS, Israel, dan pemerintah Barat lainnya telah menyuarakan kekhawatiran tentang hal ini dan meningkatnya kerja sama antara Iran dan Rusia.

Teheran mengatakan pembicaraan harus adil dan harus mencakup pencabutan sanksi, yang telah menghancurkan ekonominya.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan telah terjadi "komunikasi intensif" antara menteri luar negeri Mesir dan para menteri luar negeri Qatar, Iran, dan Oman, serta utusan khusus AS Witkoff untuk mendorong negosiasi menjelang pertemuan hari Jumat.

"Komunikasi tersebut membahas upaya mengurangi eskalasi dan menahan meningkatnya ketegangan di kawasan itu, dan perkembangan pertemuan yang direncanakan antara Amerika Serikat dan Iran di Kesultanan Oman," ungkap kementerian itu dalam pernyataan.

"Dalam konteks ini, Menteri [Badr] Abdelatty menekankan pentingnya bagi Amerika Serikat dan Iran untuk mencapai penyelesaian damai dan koheren yang mengatasi kekhawatiran semua pihak atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama, dan yang berkontribusi menghindari bayang-bayang perang di kawasan itu, menekankan pentingnya mengatasi perbedaan apa pun pada tahap ini untuk memastikan terjaganya keamanan regional."

Pernyataan itu menambahkan Abdelatty "menyatakan harapan" pertemuan tersebut akan mengurangi ketegangan dan mendorong "solusi diplomatik dan politik".

Baca juga: Jeffrey Epstein Diminta Awasi dengan Cermat Arab Saudi saat Pembersihan Elite di Ritz Carlton
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved