IRGC Sita 2 Kapal Penyelundup BBM di Tengah Ancaman Serangan AS

Kamis, 05 Februari 2026 - 20:30 WIB
loading...
IRGC Sita 2 Kapal Penyelundup...
Pasukan angkatan laut IRGC menggelar latihan militer di Teluk Persia. Foto/iran
A A A
TEHERAN - Pasukanangkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan mereka telah menyita dua "kapal penyelundupan bahan bakar" di dekat Pulau Farsi di Teluk. Penyitaan ini dilakukan seiring ketegangan terkait ancaman serangan Amerika Serikat ke Iran.

Menurut Tasnim News yang terkait dengan IRGC, lebih dari satu juta liter (270.000 galon) bahan bakar selundupan telah ditemukan di kedua kapal tersebut, dan 15 awak kapal asing mereka telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum.

Disebutkan kapal-kapal tersebut telah menyelundupkan bahan bakar sebagai bagian dari jaringan selama beberapa bulan terakhir, tetapi dilacak pasukan angkatan laut IRGC.

Kantor berita Tasnim melaporkan IRGC menangkap kapal-kapal tersebut di dekat Pulau Farsi Iran di Teluk.

Pasukan Iran secara teratur menargetkan kapal tanker yang dituduh Teheran sebagai bagian dari perdagangan ilegal di Teluk dan Selat Hormuz, titik penting bagi pengiriman minyak dan gas alam cair global.

Penyitaan ini adalah yang terbaru dalam serangkaian insiden serupa dalam beberapa bulan terakhir.

Harga bahan bakar eceran di Iran termasuk yang terendah di dunia, sehingga penyelundupan bahan bakar ke negara lain sangat menguntungkan.

Sementara itu, dalam surat yang dikirim kepada sekretaris jenderal Hizbullah, seorang penasihat senior pemimpin tertinggi Iran mengatakan negara itu sepenuhnya siap melawan ancaman asing apa pun, lapor kantor berita Iran IRNA.

“Iran, sebagai pilar utama perlawanan, tanpa niat agresi terhadap pihak lain, sepenuhnya siap melawan ancaman dan musuh asing apa pun, terutama Amerika Serikat dan Israel,” tulis Ali Akbar Velayati, menurut IRNA.

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki melakukan yang terbaik untuk mencegah ketegangan AS-Iran menyeret kawasan itu ke dalam konflik dan kekacauan baru, dan ia telah mendesak para pemimpin AS dan Iran untuk mengadakan pembicaraan.

Berbicara kepada wartawan dalam penerbangan pulang dari Mesir, Erdogan memuji upaya diplomatik oleh kedua negara dan mengatakan pembicaraan tingkat pemimpin akan bermanfaat setelah negosiasi tingkat rendah.

Baca juga: Jeffrey Epstein Diminta Awasi dengan Cermat Arab Saudi saat Pembersihan Elite di Ritz Carlton
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved