Presiden Iran Perintahkan Timnya Buka Pembicaraan Baru dengan AS
Selasa, 03 Februari 2026 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Baik Teheran maupun Washington belum mengkonfirmasi laporan tersebut.
Trump mengirim kapal perang ke Timur Tengah pada bulan Januari, berjanji membantu para demonstran ketika Iran melakukan penindakan keras terhadap protes massal.
Namun, presiden AS kemudian mengubah haluan, menyerukan Teheran membuat kesepakatan untuk melanjutkan pembicaraan tentang program nuklirnya, yang dihentikan pada bulan Juni ketika Israel dan AS menyerang Iran.
Diplomasi jalur belakang telah berlangsung, dengan tanda-tanda yang menunjukkan kemajuan sedang dibuat selama akhir pekan. Pada hari Minggu, Trump mengatakan AS sedang berbicara dengan Iran.
Keesokan harinya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Teheran, Esmaeil Baghaei, mengkonfirmasi negosiasi tidak langsung sedang berlangsung.
“Negara-negara di kawasan ini bertindak sebagai mediator dalam pertukaran pesan,” katanya, tanpa memberikan rincian.
“Beberapa poin telah dibahas, dan kami sedang memeriksa dan menyelesaikan detail setiap tahap dalam proses diplomatik, yang kami harapkan akan selesai dalam beberapa hari mendatang.”
Trump mengirim kapal perang ke Timur Tengah pada bulan Januari, berjanji membantu para demonstran ketika Iran melakukan penindakan keras terhadap protes massal.
Namun, presiden AS kemudian mengubah haluan, menyerukan Teheran membuat kesepakatan untuk melanjutkan pembicaraan tentang program nuklirnya, yang dihentikan pada bulan Juni ketika Israel dan AS menyerang Iran.
Diplomasi jalur belakang telah berlangsung, dengan tanda-tanda yang menunjukkan kemajuan sedang dibuat selama akhir pekan. Pada hari Minggu, Trump mengatakan AS sedang berbicara dengan Iran.
Keesokan harinya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Teheran, Esmaeil Baghaei, mengkonfirmasi negosiasi tidak langsung sedang berlangsung.
“Negara-negara di kawasan ini bertindak sebagai mediator dalam pertukaran pesan,” katanya, tanpa memberikan rincian.
“Beberapa poin telah dibahas, dan kami sedang memeriksa dan menyelesaikan detail setiap tahap dalam proses diplomatik, yang kami harapkan akan selesai dalam beberapa hari mendatang.”
Lihat Juga :