Presiden Iran Perintahkan Timnya Buka Pembicaraan Baru dengan AS

Selasa, 03 Februari 2026 - 20:30 WIB
loading...
Presiden Iran Perintahkan...
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan ia telah menginstruksikan para diplomat mencari pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS). Langkah ini seiring ketegangan seputar ancaman konfrontasi militer tampaknya mereda.

Presiden Masoud Pezeshkian menulis di media sosial pada hari Selasa (3/2/2026) bahwa ia telah menginstruksikan menteri luar negeri negara itu untuk "mengejar negosiasi yang adil dan setara".

Pengumuman tersebut mendukung laporan bahwa Iran siap mengambil bagian dalam negosiasi yang diselenggarakan Turki dalam upaya meredakan ketegangan.

AS telah mengumpulkan kapal perang di wilayah tersebut dan Presiden Donald Trump telah mengeluarkan ancaman beberapa kali. Namun, komentar dan laporan dari kedua belah pihak selama akhir pekan dan hingga Senin menunjukkan diplomasi jalur belakang sedang berlangsung.

"Saya telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri saya, dengan syarat lingkungan yang sesuai ada – yang bebas dari ancaman dan harapan yang tidak masuk akal – untuk mengejar negosiasi yang adil dan setara, dipandu prinsip-prinsip martabat, kehati-hatian, dan kepraktisan," tulis Pezeshkian.

Teheran pada hari Senin mengatakan mereka sedang meneliti beberapa proses diplomatik yang diajukan negara-negara di kawasan itu – Qatar, Turki, Mesir, dan Oman – untuk mencoba meredakan ketegangan dengan Washington, menambahkan mereka mengharapkan kerangka kerja untuk pembicaraan dalam beberapa hari mendatang.

Laporan kemudian pada hari yang sama mengatakan pembicaraan sedang diorganisir untuk berlangsung di Istanbul pada hari Jumat, dan akan dihadiri Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Iran Akan Gelar Acara...
Iran Akan Gelar Acara Pemakaman untuk Mendiang Pemimpin Tertinggi Khamenei di 3 Kota
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved