Trump: Saya Tidak Berteman dengan Epstein
Selasa, 03 Februari 2026 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Jurnalis tersebut ditampilkan dalam banyak berkas Epstein yang diterbitkan Departemen Kehakiman November lalu. Dalam satu email dari Februari 2016, Wolff menyarankan pelaku kejahatan keuangan yang tercela itu bisa menjadi "peluru" untuk mengakhiri kampanye presiden pertama Trump.
Departemen Kehakiman mengawali rilis terbarunya dengan pernyataan, yang mengatakan email-email tersebut tidak mengungkapkan indikasi dari Epstein bahwa Trump "telah melakukan sesuatu yang kriminal atau memiliki kontak yang tidak pantas dengan salah satu korbannya."
Menurut lembaga tersebut, email-email tersebut justru menunjukkan pelaku kejahatan seksual itu sering kali mencela Trump, menyebutnya "bodoh" dan mempertanyakan kesehatan mentalnya.
Baca juga: Laksamana Iran Peringatkan Serangan AS akan Picu Serangan ke Israel
Departemen Kehakiman mengawali rilis terbarunya dengan pernyataan, yang mengatakan email-email tersebut tidak mengungkapkan indikasi dari Epstein bahwa Trump "telah melakukan sesuatu yang kriminal atau memiliki kontak yang tidak pantas dengan salah satu korbannya."
Menurut lembaga tersebut, email-email tersebut justru menunjukkan pelaku kejahatan seksual itu sering kali mencela Trump, menyebutnya "bodoh" dan mempertanyakan kesehatan mentalnya.
Baca juga: Laksamana Iran Peringatkan Serangan AS akan Picu Serangan ke Israel
(sya)
Lihat Juga :