Jenderal Top Iran: Tak Ada Warga AS yang Aman Jika Perang Pecah!

Selasa, 03 Februari 2026 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Jenderal tersebut menolak narasi Barat tentang “kelemahan Iran". "Mereka yang mempromosikan kebohongan tersebut sekarang harus menarik kembali klaim mereka atau bersiap menerima tamparan regional dari kekuatan Iran," ujarnya.

Dia menggambarkan Republik Islam Iran sebagai kekuatan yang luas dan tak tergoyahkan secara geopolitik, mencatat bahwa pembicaraan tentang blokade Angkatan Laut adalah tanda ketidaktahuan geografis.

“Iran tidak dapat ditelan,” ujarnya. Dia menambahkan, "Jika konflik pecah, para pria dan wanita perlawanan akan membersihkan kawasan ini dari jejak asing melalui tindakan tegas."

Pergeseran strategis ini sejalan dengan arahan terbaru dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang pada hari Minggu memperingatkan bahwa agresi yang dipimpin AS pasti akan memicu perang regional yang komprehensif.

Menambah suasana ini, Brigadir Jenderal Kioumars Heydari, Wakil Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, pada hari Senin memperingatkan bahwa Washington sebaiknya bersikap "rasional" terhadap Republik Islam Iran.

Heydari menekankan bahwa setiap "kesalahan perhitungan" oleh pasukan AS akan ditanggapi dengan respons "koersif dan sangat disayangkan", dan mencatat bahwa kehadiran "musuh predator" di kawasan Timur Tengah membutuhkan perilaku logis untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Berita Terkini
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved