Jenderal Top Iran: Tak Ada Warga AS yang Aman Jika Perang Pecah!

Selasa, 03 Februari 2026 - 11:30 WIB
loading...
Jenderal Top Iran: Tak...
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi menyatakan tak ada warga AS yang aman jika perang kedua negara benar-benar pecah. Foto/Mehr News
A A A
TEHERAN - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) bahwa tak ada warga Amerika yang aman jika perang kedua negara benar-benar pecah.

Jenderal utama negara Islam tersebut telah resmi mengumumkan transformasi penting dalam strategi militer negaranya, yakni Republik Islam Iran telah beralih ke “doktrin ofensif” yang dirancang untuk memberikan serangan kilat, berkelanjutan, dan tak terduga kepada musuh.

Baca Juga: Iran Siapkan Kuburan untuk Ribuan Tentara AS Jika Amerika Luncurkan Perang

Berbicara selama inspeksi kesiapan militer, komandan tertinggi Jenderal Mousavi menekankan bahwa era pertahanan semata telah berkembang menjadi postur pencegahan aktif berdasarkan strategi “asimetris dan menghancurkan” yang melewati semua perhitungan militer Barat.

“Setelah perang 12 hari dan provokasi jahat yang terus berlanjut oleh poros Amerika-Zionis, kami telah merevisi doktrin pertahanan negara,” kata Mousavi.

Sembari memperingatkan bahwa catatan konflik sebelumnya masih belum terselesaikan, dia mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran kini lebih termotivasi dari sebelumnya.

“Bahkan kesalahan terkecil musuh akan membuka jalan bagi serangan yang menentukan. Dunia akan melihat wajah Iran yang kuat yang berbeda; kemudian tidak ada orang Amerika yang akan aman, dan api regional akan menghanguskan Amerika Serikat dan sekutunya,” tegas Mousavi, seperti dikutip dari Tehran Times, Selasa (3/2/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Vega Darwanti Pilih...
Vega Darwanti Pilih Rawat Ibunda Sendiri Tanpa Suster Selama Sakit
Berita Terkini
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved