Rusia Didesak Serang Satelit Elon Musk dengan Senjata Nuklir, Ini Alasannya

Selasa, 03 Februari 2026 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Solovyov mengatakan serangan nuklir terhadap Starlink akan mengorbankan satelit Rusia sendiri, kemudian menambahkan dengan agak sinis: "Tapi kita sudah jauh tertinggal—bukan masalah besar, kita akan beralih ke merpati pos."

Badan intelijen dari dua negara NATO percaya Rusia sedang mengembangkan senjata anti-satelit untuk menargetkan Starlink, menurut laporan The Associated Press pada Desember lalu. Senjata itu akan menghujani orbit Starlink dengan pecahan peluru, tetapi juga akan merusak satelit lain di dekatnya tanpa pandang bulu.

Solovyov, tokoh media yang seringkali bersuara agresif terhadap Barat, menuduh Elon Musk memiliki "hubungan asmara yang besar" dengan Menteri Pertahanan Ukraina Mykhailo Fedorov dan mengatakan Moskow perlu mencegah militerisasi ruang angkasa.

Fedorov mengatakan pada Kamis pekan lalu bahwa para pejabat Ukraina telah menghubungi SpaceX setelah menerima laporan bahwa drone Rusia yang terhubung ke Starlink terbang di atas kota-kota Ukraina. "Kyiv mengusulkan cara-cara konkret untuk menyelesaikan masalah tersebut," kata Fedorov.

Fedorov berterima kasih kepada presiden SpaceX, Gwynne Shotwell, dan Elon Musk secara pribadi atas tanggapan cepat mereka dan atas dimulainya pekerjaan segera untuk mencari solusi. "Anda adalah juara sejati kebebasan dan teman sejati rakyat Ukraina," katanya.

Elon Musk, menanggapi pernyataan publik Fedorov di media sosial, dengan mengatakan: "Sepertinya langkah-langkah yang kami ambil untuk menghentikan penggunaan Starlink tanpa izin oleh Rusia telah berhasil. Beri tahu kami jika perlu dilakukan lebih banyak lagi."

Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan dalam pernyataan terpisah pada hari Minggu bahwa negara itu melihat hasil nyata dalam memutus akses Rusia ke Starlink, dan mengatakan terminal yang tidak terverifikasi akan diputus. "Hanya terminal resmi yang akan beroperasi di Ukraina. Pendaftaran sederhana. Verifikasi cepat," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
Berita Terkini
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved