Pezeshkian Minta Negosiasi Nuklir dengan AS Segera Dimulai, Iran Makin Melunak?
Senin, 02 Februari 2026 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyatakan harapan bahwa upaya tersebut akan membuahkan hasil di masa depan dan kerangka kerja negosiasi akan ditentukan.
Dalam sebuah wawancara dengan CNN pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan Amerika Serikat harus memanfaatkan kesempatan untuk mencapai kesepakatan yang adil dengan Teheran, memperingatkan bahwa agresi militer apa pun akan menjadi "bencana" bagi seluruh kawasan.
Pihak AS juga menunjukkan optimisme selama akhir pekan. Berbicara kepada produser di atas pesawat Air Force One pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran "berbicara kepada kami, serius berbicara kepada kami."
Wakil untuk Kebijakan Luar Negeri di Sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Bagheri Kani, mengatakan material nuklir yang diperkaya negara itu tidak akan ditransfer ke negara mana pun.
Para pejabat Iran tidak berniat mentransfer material nuklir yang diperkaya ke negara mana pun, dan kemungkinan negosiasi dengan AS sama sekali tidak berpusat pada masalah tersebut, tambahnya.
Media Israel telah melaporkan bahwa Turki diduga telah menawarkan untuk mengambil alih persediaan uranium yang diperkaya Iran sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mencegah potensi serangan militer AS terhadap Iran.
Seorang pejabat senior Turki mengatakan kepada Haaretz bahwa Istanbul kemungkinan akan mengusulkan untuk mentransfer uranium yang diperkaya milik Iran ke Turki. Usulan tersebut menargetkan sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya hingga kemurnian 60 persen, bersama dengan persediaan lainnya.
Dalam sebuah wawancara dengan CNN pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan Amerika Serikat harus memanfaatkan kesempatan untuk mencapai kesepakatan yang adil dengan Teheran, memperingatkan bahwa agresi militer apa pun akan menjadi "bencana" bagi seluruh kawasan.
Pihak AS juga menunjukkan optimisme selama akhir pekan. Berbicara kepada produser di atas pesawat Air Force One pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran "berbicara kepada kami, serius berbicara kepada kami."
Wakil untuk Kebijakan Luar Negeri di Sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Bagheri Kani, mengatakan material nuklir yang diperkaya negara itu tidak akan ditransfer ke negara mana pun.
Para pejabat Iran tidak berniat mentransfer material nuklir yang diperkaya ke negara mana pun, dan kemungkinan negosiasi dengan AS sama sekali tidak berpusat pada masalah tersebut, tambahnya.
Media Israel telah melaporkan bahwa Turki diduga telah menawarkan untuk mengambil alih persediaan uranium yang diperkaya Iran sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mencegah potensi serangan militer AS terhadap Iran.
Seorang pejabat senior Turki mengatakan kepada Haaretz bahwa Istanbul kemungkinan akan mengusulkan untuk mentransfer uranium yang diperkaya milik Iran ke Turki. Usulan tersebut menargetkan sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya hingga kemurnian 60 persen, bersama dengan persediaan lainnya.
(ahm)
Lihat Juga :