Terpilih Jadi PM, Suga Hadapi Berbagai Tantangan
Kamis, 17 September 2020 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Suga lalu mengucapkan sumpah di hadapan Kaisar Naruhito di Istana Kerajaan di Tokyo. Terpilihnya Suga menjadi PM baru Jepang bukanlah sebuah kejutan. Faktanya dia merupakan satu-satunya pejabat tinggi yang berpeluang besar menggantikan Abe setelah Abe lengser akibat kondisi kesehatan yang memburuk. (Baca juga: Ketika Tukang Gade Cari Utangan Buat Tambah Modal)
Suga dianggap sebagai orang yang kredibel, memahami permasalahan nasional, dan menjadi salah satu orang kepercayaan Abe dan Partai Demokratik Liberal (LDP) selama menjabat sebagai kepala Sekretaris Kabinet sejak 2012. Sebagai negara yang tidak menganut sistem kepresidenan, pemilihan PM dilakukan parlemen.
Suga telah mencatat sejarah baru di dalam karier politiknya yang mungkin tidak pernah dia bayangkan. Sebab Suga tidak lahir dari kalangan elite, melainkan kalangan sederhana. Karier politik Suga juga melejit setelah mengenal Abe yang terpilih menjadi PM pada 2012 dan menjadi pemimpin terlama Jepang sejak Perang Dunia II.
Abe dan Suga memiliki latar belakang sosial yang berbeda. Ayah Abe merupakan mantan menteri luar negeri dan pendahulunya merupakan mantan PM, sedangkan ayah Suga merupakan petani. Dalam pemerintahan, Abe juga terkenal karismatik, sedangkan Suga pragmatik dan sering beraksi dari balik layar.
Suga tumbuh dan berkembang di daerah terpencil di Prefektur Akita. Dia pindah ke Tokyo saat masuk sekolah menengah atas (SMA). Dia lalu bekerja di berbagai perusahaan, mulai dari pabrik hingga pasar ikan Tsukiji sambil kuliah di sebuah universitas. Setelah lulus, dia bekerja di perkantoran sebagai salary man.
Suga dianggap sebagai orang yang kredibel, memahami permasalahan nasional, dan menjadi salah satu orang kepercayaan Abe dan Partai Demokratik Liberal (LDP) selama menjabat sebagai kepala Sekretaris Kabinet sejak 2012. Sebagai negara yang tidak menganut sistem kepresidenan, pemilihan PM dilakukan parlemen.
Suga telah mencatat sejarah baru di dalam karier politiknya yang mungkin tidak pernah dia bayangkan. Sebab Suga tidak lahir dari kalangan elite, melainkan kalangan sederhana. Karier politik Suga juga melejit setelah mengenal Abe yang terpilih menjadi PM pada 2012 dan menjadi pemimpin terlama Jepang sejak Perang Dunia II.
Abe dan Suga memiliki latar belakang sosial yang berbeda. Ayah Abe merupakan mantan menteri luar negeri dan pendahulunya merupakan mantan PM, sedangkan ayah Suga merupakan petani. Dalam pemerintahan, Abe juga terkenal karismatik, sedangkan Suga pragmatik dan sering beraksi dari balik layar.
Suga tumbuh dan berkembang di daerah terpencil di Prefektur Akita. Dia pindah ke Tokyo saat masuk sekolah menengah atas (SMA). Dia lalu bekerja di berbagai perusahaan, mulai dari pabrik hingga pasar ikan Tsukiji sambil kuliah di sebuah universitas. Setelah lulus, dia bekerja di perkantoran sebagai salary man.
Lihat Juga :