Intel Barat Nyatakan Iran Tak Membuat Bom Nuklir, Apa Dalih AS untuk Menyerang Teheran?
Minggu, 01 Februari 2026 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
Iran menanggapi dengan menantang, di mana Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan Teheran siap berperang dan hanya akan mempertimbangkan proposal AS untuk negosiasi jika ancaman militer dihilangkan.
"Negosiasi tidak dapat dilakukan di bawah bayang-bayang ancaman," katanya di Istanbul pada hari Jumat, saat melakukan kunjungan untuk menjajaki kemungkinan inisiatif mediasi.
Kepala keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Jumat, dilaporkan untuk membahas ancaman Trump.
Moskow mendesak AS untuk menghindari aksi militer di Iran dan mengejar negosiasi, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan: "Tindakan kekerasan apa pun hanya akan menciptakan kekacauan di kawasan itu."
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow siap membantu meredakan ketegangan dan memfasilitasi pembicaraan.
"Negosiasi tidak dapat dilakukan di bawah bayang-bayang ancaman," katanya di Istanbul pada hari Jumat, saat melakukan kunjungan untuk menjajaki kemungkinan inisiatif mediasi.
Kepala keamanan tertinggi Iran, Ali Larijani, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Jumat, dilaporkan untuk membahas ancaman Trump.
Moskow mendesak AS untuk menghindari aksi militer di Iran dan mengejar negosiasi, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan: "Tindakan kekerasan apa pun hanya akan menciptakan kekacauan di kawasan itu."
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow siap membantu meredakan ketegangan dan memfasilitasi pembicaraan.
(mas)
Lihat Juga :