Rusia: AS Terus Mencekik Kuba

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:49 WIB
loading...
Rusia: AS Terus Mencekik...
Rusia menyebut AS terus mencekik Kuba. Foto/X
A A A
MOSKOW - Rusia mengutuk upaya AS yang diperbarui untuk mencekik ekonomi Kuba. Itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova.

Komentarnya muncul setelah Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan pada jalur pasokan bahan bakar utama pulau itu.

Pada hari Kamis, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan keadaan darurat nasional untuk meletakkan dasar bagi tarif barang dari negara-negara yang menjual minyak ke Kuba.

Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat embargo terhadap Havana, yang sudah ada sejak tahun 1960-an. Ini juga terjadi setelah Washington menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang berfungsi sebagai sumber utama minyak Kuba.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Zakharova mengatakan bahwa tindakan keras tersebut sama dengan pemaksaan tidak sah terhadap negara berdaulat di luar kerangka PBB.



“Apa yang kita lihat adalah pengulangan radikal lain dari strategi Washington untuk memberikan tekanan maksimum pada Pulau Kebebasan, yang bertujuan untuk mencekik perekonomiannya,” kata Zakharova.

Ia menegaskan kembali penentangan Moskow yang telah lama terhadap sanksi sepihak yang tidak didukung oleh PBB, menambahkan bahwa ia yakin Kuba akan mampu mengatasi hambatan ekonomi tersebut.

Sebagai tanggapan terhadap Trump, Havana menyatakan “keadaan darurat internasional.” Dikatakan bahwa kampanye tekanan Trump merupakan “ancaman yang tidak biasa dan luar biasa,” menambahkan bahwa hal itu berakar pada “sayap kanan neo-fasis anti-Kuba AS.”

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memperingatkan bahwa tarif AS terhadap negara-negara pengekspor minyak ke Kuba dapat memicu krisis kemanusiaan, menambahkan bahwa negara tersebut "akan selalu mencari jalur diplomatik untuk menunjukkan solidaritas" dengan pulau itu.

Saat ketegangan meningkat, Trump mengisyaratkan bahwa Kuba dapat runtuh "dalam waktu dekat." Sebuah laporan Financial Times mengklaim, mengutip perusahaan data Kpler, bahwa Kuba memiliki cadangan minyak yang cukup untuk 15 hingga 20 hari dengan tingkat permintaan dan produksi domestik saat ini, setelah Meksiko menangguhkan pengiriman minyak mentah ke pulau tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved