Tentara Iran Sudah Dibekali 1.000 Drone Baru, Janji Berikan Respons Menghancurkan pada AS
Jum'at, 30 Januari 2026 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Washington sebelumnya bergabung dengan perang 12 hari Israel melawan Iran pada bulan Juni 2025 yang bertujuan untuk melemahkan program nuklir dan rudal balistik Teheran.
Sementara itu, juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, memperingatkan bahwa respons Teheran terhadap tindakan AS apa pun tidak akan terbatas—seperti pada Juni tahun lalu ketika pesawat dan rudal Amerika sempat bergabung dalam perang udara singkat Israel melawan Iran—tetapi akan menjadi respons yang tegas "yang diberikan secara instan."
"Kapal induk AS memiliki kerentanan serius dan bahwa banyak pangkalan Amerika di wilayah Teluk berada dalam jangkauan rudal jarak menengah kami," ujarnya yang disiarkan televisi pemerintah.
"Jika kesalahan perhitungan seperti itu dilakukan oleh Amerika, itu tentu tidak akan terjadi seperti yang dibayangkan [Presiden AS Donald] Trump —melakukan operasi cepat dan kemudian, dua jam kemudian, mencuit bahwa operasi telah selesai," katanya.
Sementara itu, juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, memperingatkan bahwa respons Teheran terhadap tindakan AS apa pun tidak akan terbatas—seperti pada Juni tahun lalu ketika pesawat dan rudal Amerika sempat bergabung dalam perang udara singkat Israel melawan Iran—tetapi akan menjadi respons yang tegas "yang diberikan secara instan."
"Kapal induk AS memiliki kerentanan serius dan bahwa banyak pangkalan Amerika di wilayah Teluk berada dalam jangkauan rudal jarak menengah kami," ujarnya yang disiarkan televisi pemerintah.
"Jika kesalahan perhitungan seperti itu dilakukan oleh Amerika, itu tentu tidak akan terjadi seperti yang dibayangkan [Presiden AS Donald] Trump —melakukan operasi cepat dan kemudian, dua jam kemudian, mencuit bahwa operasi telah selesai," katanya.
(mas)
Lihat Juga :