Arab Saudi Tunda Pembangunan Mukaab, Bangunan Kubus Raksasa Kontroversial

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:00 WIB
loading...
Arab Saudi Tunda Pembangunan...
Desain Mukaab di Riyadh, Arab Saudi, yang diproyeksikan memiliki panjang 400 meter di setiap sisinya - cukup besar untuk memuat 20 Gedung Empire State di dalamnya. Foto/New Murabba Development Co
A A A
RIYADH - Arab Saudi menangguhkan pembangunan Mukaab, struktur raksasa berbentuk kubus yang rencananya akan dibangun di pusat kota Riyadh. Kabar itu menurut laporan Reuters.

Mengutip empat orang yang mengetahui masalah ini, Reuters melaporkan proyek tersebut dihentikan sementara kerajaan menilai kembali pendanaan dan kelayakannya. Ini adalah proyek besar dan ambisius terbaru dari sejumlah proyek Saudi yang telah diperkecil atau ditunda di tengah pengetatan anggaran.

Mukaab awalnya diproyeksikan sebagai pusat kubus yang membentang 400 meter di setiap sisinya - yang menurut penyelenggara akan membuatnya cukup besar untuk memuat 20 gedung Empire State di dalamnya.

Otoritas Saudi mengatakan selama peluncurannya bahwa itu akan menjadi struktur terbesar di dunia. Itu direncanakan akan mencakup kubah besar di dalamnya, yang menampilkan gambar AI holografik dari teras setinggi 300 meter.

Masa depan proyek ini sekarang tidak jelas. Tiga sumber mengatakan kepada Reuters bahwa pekerjaan di luar penggalian tanah dan pemasangan tiang pancang telah ditangguhkan.

Mukaab adalah pusat utama dari New Murabba, proyek pembangunan besar di pusat kota Riyadh yang diluncurkan pada Februari 2023. Selain struktur kubus tersebut, pembangunan real estat lainnya di daerah sekitarnya direncanakan akan terus berlanjut, kata lima sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Ketika proyek Mukaab diumumkan, proyek ini menuai kritik keras karena kemiripannya dengan Ka'bah di kota suci Mekah. Umat Muslim di seluruh dunia beribadah menghadap bangunan di tengah Masjidilharam di Mekah, dan mengelilinginya selama ibadah haji dan umrah.

Para komentator Saudi menolak kritik ini, dan mengatakan arsitektur tersebut terinspirasi wilayah Najd, dan bentuk bangunan tersebut merupakan penafsiran ulang kontemporer dari Istana Murabba di Riyadh.

Tanggal Penyelesaian Ditunda


Proyek pembangunan New Murabba direncanakan mencakup 104.000 unit hunian. Tanggal penyelesaian awal tahun 2030 telah diundur menjadi tahun 2040.

Knight Frank, perusahaan konsultan real estat, memperkirakan New Murabba akan menelan biaya sekitar USD50 miliar - kira-kira sama dengan PDB Yordania.

Pada akhir pekan, Financial Times melaporkan proyek megacity Neom sedang dikurangi skalanya secara signifikan dan didesain ulang. Bagian utama dari proyek tersebut, sebuah kota garis lurus sepanjang 170 km, akan dikurangi skalanya secara radikal dan didesain ulang menjadi proyek yang lebih "sederhana".

Sumber-sumber mengatakan kepada FT bahwa Neom sekarang akan memposisikan diri untuk fokus pada sektor "industri", termasuk dengan menjadi pusat data sebagai bagian dari upaya Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk menjadi pemain utama dalam kecerdasan buatan.

Pada hari Sabtu, otoritas Saudi juga mengumumkan Trojena - resor ski yang direncanakan di Neom - sedang dikurangi skalanya dan tidak akan lagi menjadi tuan rumah Asian Winter Games 2029.

Pengurangan target ambisius tersebut sebagian disebabkan oleh stagnasi harga minyak. Arab Saudi juga memfokuskan kembali upayanya pada tenggat waktu ketat pameran dagang internasional Expo 2030, serta Piala Dunia 2034.

Kerajaan tersebut sedang melakukan peninjauan komprehensif terhadap beberapa proyek yang merupakan bagian dari strategi Visi 2030. “Kami sangat transparan. Kami tidak akan menghindar untuk mengatakan bahwa kami harus menggeser proyek ini, menundanya, atau mengubah ruang lingkupnya,” kata Faisal al-Ibrahim, Menteri Ekonomi Saudi, kepada Reuters pekan lalu, tanpa menyebutkan proyek mana yang dimaksud.

Baca juga: Kapal Induk AS Rusak Parah dan Berlumuran Darah di Baliho Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved