AS Ancam Iran dengan Armada Kapal Perang Lebih Besar daripada yang Digunakan terhadap Venezuela

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:50 WIB
loading...
AS Ancam Iran dengan...
Presiden Donald Trump ancam Iran dengan armada kapal perang AS yang lebih besar daripada yang digunakan terhadap Venezuela. Foto/TWZ
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan Departemen Perang Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan armada besar kapal perang dan aset militer lainnya di dekat Iran. Namun, dia menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi pilihan.

Awal bulan ini, Trump dilaporkan hampir memerintahkan serangan terhadap target Iran sebagai respons terhadap protes anti-pemerintah yang menyebabkan ribuan orang tewas—angka korban yang diakui otoritas Iran. Meskipun dia menunda keputusan itu, aset militer terus mengalir ke wilayah tersebut.

Baca Juga: Mampukah Iran Tenggelamkan Kapal Induk AS dengan Rudal Hipersonik Fattah-2? Ini Analisisnya

Dalam sebuah wawancara dengan Axios pada hari Senin (26/1/2026), Trump menyatakan situasi dengan Iran tetap “berubah-ubah". Dia lantas melontarkan ancaman terhadap Iran.

“Kami memiliki armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari [yang dikerahkan di sekitar] Venezuela,” katanya, merujuk pada penumpukan aset Angkatan Laut AS saat penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Pada saat yang sama, Trump menyatakan bahwa Teheran benar-benar ingin menegosiasikan kesepakatan, dengan mengeklaim: “Mereka menelepon berkali-kali. Mereka ingin berbicara.”

Inti dari penumpukan tersebut adalah Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln, yang dikonfirmasi oleh Komando Pusat (CENTCOM) AS kini beroperasi di Timur Tengah.

Jet tempur F-15 dan F-35 tambahan, pesawat tanker pengisian bahan bakar, dan sistem pertahanan udara juga telah dikerahkan. Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengunjungi Israel pada hari Sabtu untuk membahas rencana militer gabungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved