Apa Sentimen Negatif tentang PBB Gaya Baru Versi Trump?

Senin, 26 Januari 2026 - 03:30 WIB
loading...
Apa Sentimen Negatif...
PBB gaya baru Trump menuai kontroversi. Foto/X/@TheRealThelmaJ1
A A A
WASHINGTON - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengkritik Presiden AS Donald Trump karena berupaya menciptakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru dan menjadi pemilik tunggal badan internasional tersebut.

“Alih-alih memperbaiki” Perserikatan Bangsa-Bangsa, “apa yang terjadi? Presiden Trump mengusulkan untuk menciptakan PBB baru di mana hanya dia yang menjadi pemiliknya,” kata Lula dalam pidatonya di sebuah acara pada hari Jumat.

Lula membunyikan alarm tentang tatanan dunia baru yang diciptakan Trump, memperingatkan bahwa komunitas internasional menghadapi momen politik yang "sangat kritis" dalam dinamika global, dengan multilateralisme dipaksa keluar demi unilateralisme AS.

Ia memperingatkan bahwa "piagam PBB sedang dihancurkan" oleh Trump.



Lula mengatakan Trump mengganti piagam PBB dengan "hukum rimba" mengacu pada penggunaan militer AS untuk menekan tuntutan Washington.

Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva telah berbicara melalui telepon mengenai berbagai masalah, termasuk tarif yang baru-baru ini dikenakan oleh Amerika Serikat pada barang-barang dari kedua negara.

Lula selanjutnya mengkritik Trump karena mencoba "menguasai dunia." Trump "ingin menjalankan dunia," katanya.

"Setiap hari dia mengatakan sesuatu, dan setiap hari dunia membicarakan apa yang dia katakan," kata presiden Brasil itu, dilansir Press TV. “Sungguh luar biasa.”

Alih-alih menggunakan cara diplomatik untuk mengejar kebijakan luar negeri, “hukum yang terkuat” semakin membentuk hubungan internasional antar negara, katanya.

Lula juga mengatakan bahwa rencananya adalah untuk menjajaki kemungkinan pertemuan internasional untuk menegaskan kembali komitmen negara-negara di dunia terhadap multilateralisme dan mencegah “kekuatan senjata dan intoleransi negara mana pun di dunia” untuk menang.

Untuk menyelamatkan apa yang tersisa dari tatanan dunia, kata Lula, ia telah meningkatkan kontak diplomatiknya dengan rekan-rekannya di Rusia, Tiongkok, India, Hongaria, Meksiko, dan negara-negara lain dengan harapan dapat melawan unilateralisme AS dengan menciptakan respons internasional untuk memperkuat multilateralisme di seluruh dunia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Ilmuwan Ungkap Teori...
Ilmuwan Ungkap Teori Baru tentang Asal-usul Terbentuknya Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved