3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS dalam Perang Nuklir Melawan Rusia dan China

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:28 WIB
loading...
A A A

2. Pangkalan Luar Angkasa Pituffik


Sejumlah radar peringatan dini yang mampu melihat jauh ke depan bertindak sebagai mata Pentagon terhadap serangan rudal apa pun.

Salah satunya berada di Greenland, di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik. Diucapkan “bee-doo-FEEK", dulunya bernama Pangkalan Udara Thule, tetapi diganti namanya pada tahun 2023 menggunakan nama Greenland untuk lokasi terpencil tersebut, sebagai pengakuan terhadap komunitas adat yang dipindahkan secara paksa akibat pembangunan pos terdepan AS pada tahun 1951.

Lokasinya di atas Lingkaran Arktik, dan kira-kira di tengah antara Washington dan Moskow, memungkinkannya untuk mengamati wilayah Arktik, Rusia, dan jalur penerbangan potensial rudalChina yang menjadi target AS dengan radarnya.

“Itu memberi Amerika Serikat lebih banyak waktu untuk memikirkan apa yang harus dilakukan,” kata Pavel Podvig, seorang analis yang berbasis di Jenewa yang mengkhususkan diri dalam persenjataan nuklir Rusia. “Greenland adalah lokasi yang baik untuk itu.”

Radar AN/FPS-132 dua sisi, solid-state, dirancang untuk mendeteksi dan melacak peluncuran rudal balistik dengan cepat, termasuk dari kapal selam, untuk membantu menginformasikan respons panglima tertinggi AS dan menyediakan data bagi pencegat untuk mencoba menghancurkan hulu ledak.

Radar ini memancarkan sinyal hingga hampir 5.550 kilometer (3.450 mil) dalam busur 240 derajat dan, bahkan pada jangkauan terjauhnya, dapat mendeteksi objek yang tidak lebih besar dari mobil kecil, kata Angkatan Udara AS.

3. Cocok untuk Penempatan Sistem Pertahanan Golden Dome


Saat mempromosikan Golden Dome di Davos, Trump mengatakan bahwa AS membutuhkan kepemilikan Greenland untuk menempatakannya.

"Anda tidak dapat mempertahankannya dengan sistem sewa," katanya.

Namun, para spesialis pertahanan kesulitan memahami logika tersebut mengingat AS telah beroperasi di Pituffik selama beberapa dekade tanpa memiliki Greenland.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Praperadilannya Dikabulkan...
Praperadilannya Dikabulkan Sebagian oleh PN Jaksel, Roy Suryo Tersenyum Lebar
Berita Terkini
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved