Siswa Indonesia Raih Penghargaan Most Outstanding Delegate dalam Ajang AYIMUN Ke-20 di Malaysia
Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga menekankan pentingnya peran negara, perusahaan teknologi, keluarga, dan lembaga internasional dalam menciptakan ruang digital yang aman dan ramah anak.
Sebelum mengikuti kompetisi simulasi diplomasi yang diselenggarakan International Global Network (IGN) tersebut, Firmanzah mengungkapkan dirinya melakukan berbagai persiapan.
“Beberapa waktu sebelum kegiatan berlangsung, saya mempelajari isu-isu global yang menjadi tema dalam AYIMUN ke-20, mempelajari cara menyusun position paper hingga melatih tata cara berdiplomasi dan bernegosiasi dalam hubungan global antarnegara," kata Firmanzah.
Melalui partisipasinya dalam ajang AYIMUN, Firmanzah berharap dapat memperluas wawasan mengenai diplomasi multilateral sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda Indonesia dalam merespons isu-isu global, khususnya terkait perlindungan anak di ruang digital.
“Keikutsertaan dalam AYIMUN ini bagi saya juga turut mengasah kemampuan analisis, diplomasi, negosiasi, kepemimpinan, serta perumusan kebijakan internasional dalam suasana yang edukatif namun tetap kompetitif," imbuh dia.
Sebelum mengikuti kompetisi simulasi diplomasi yang diselenggarakan International Global Network (IGN) tersebut, Firmanzah mengungkapkan dirinya melakukan berbagai persiapan.
“Beberapa waktu sebelum kegiatan berlangsung, saya mempelajari isu-isu global yang menjadi tema dalam AYIMUN ke-20, mempelajari cara menyusun position paper hingga melatih tata cara berdiplomasi dan bernegosiasi dalam hubungan global antarnegara," kata Firmanzah.
Melalui partisipasinya dalam ajang AYIMUN, Firmanzah berharap dapat memperluas wawasan mengenai diplomasi multilateral sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda Indonesia dalam merespons isu-isu global, khususnya terkait perlindungan anak di ruang digital.
“Keikutsertaan dalam AYIMUN ini bagi saya juga turut mengasah kemampuan analisis, diplomasi, negosiasi, kepemimpinan, serta perumusan kebijakan internasional dalam suasana yang edukatif namun tetap kompetitif," imbuh dia.
(mas)
Lihat Juga :