Kanada Tolak Bayar Rp17 Triliun untuk Gabung Dewan Perdamaian Gaza Trump

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:15 WIB
loading...
Kanada Tolak Bayar Rp17...
Menteri Keuangan Kanada Francois-Philippe Champagne. Foto/anadolu
A A A
OTTAWA - Kanada tidak akan membayar USD1 miliar atau Rp17 triliun untuk bergabung dengan "Dewan Perdamaian" yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan itu diungkap menteri keuangannya pada hari Selasa.

Menteri Keuangan Kanada Francois-Philippe Champagne mengatakan meskipun kerangka kerja dewan tersebut belum lengkap, Kanada telah menolak biaya tersebut.

"Ada banyak detail yang perlu diselesaikan, tetapi satu hal yang jelas adalah bahwa Kanada tidak akan membayar jika kami bergabung dengan Dewan Perdamaian," ungkap Champagne kepada wartawan di Davos, Swiss, tempat ia menghadiri Forum Ekonomi Dunia.

Ini menandai pembalikan dari penerimaan Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada hari Senin atas draf undangan ke dewan tersebut.

Tetapi Kanada mungkin bergabung dengan Dewan Perdamaian pemerintahan Trump jika biaya tersebut dibatalkan.

"Kita masih dalam tahap awal [untuk] apa yang akan menjadi kerangka acuan dewan itu, bagaimana cara kerjanya," ujar Champagne, seperti dilaporkan CBC News.

"Perdana menteri harus mengambil keputusan akhir setelah semua fakta diketahui dan semua detail telah dirumuskan — apakah ini demi kepentingan terbaik Kanada."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved