Pemerintah Suriah dan Pasukan Kurdi SDF Sepakat Gencatan Senjata 4 Hari
Rabu, 21 Januari 2026 - 06:47 WIB
loading...
A
A
A
Di bawah tekanan militer yang kuat, SDF setuju menarik diri dari dua provinsi mayoritas Arab yang dikuasainya selama bertahun-tahun, Raqqa dan Deir Az Zor, lokasi ladang minyak utama Suriah.
Abdul Karim Omar, seorang perwakilan Kurdi di Damaskus, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa wilayah timur laut Suriah, yang sebelumnya berada di bawah kendali SDF, siap untuk proses pengintegrasian pasukan SDF ke dalam lembaga-lembaga negara Suriah.
Duta Besar Suriah untuk PBB, Ibrahim Olabi, mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah berharap perjanjian gencatan senjata tersebut tetap berlaku.
“Kami bekerja sama dengan mitra kami di Amerika Serikat untuk memastikan perjanjian tersebut tetap berlaku,” kata Olabi.
Utusan AS untuk Suriah, Tom Barrack, mengumumkan bahwa pemerintah Suriah kini menjadi mitra utama AS dalam memerangi ISIS, peran yang sebelumnya dipegang oleh SDF.
Baca juga: Trump Ejek Macron setelah Prancis Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza
Abdul Karim Omar, seorang perwakilan Kurdi di Damaskus, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa wilayah timur laut Suriah, yang sebelumnya berada di bawah kendali SDF, siap untuk proses pengintegrasian pasukan SDF ke dalam lembaga-lembaga negara Suriah.
Duta Besar Suriah untuk PBB, Ibrahim Olabi, mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah berharap perjanjian gencatan senjata tersebut tetap berlaku.
“Kami bekerja sama dengan mitra kami di Amerika Serikat untuk memastikan perjanjian tersebut tetap berlaku,” kata Olabi.
Utusan AS untuk Suriah, Tom Barrack, mengumumkan bahwa pemerintah Suriah kini menjadi mitra utama AS dalam memerangi ISIS, peran yang sebelumnya dipegang oleh SDF.
Baca juga: Trump Ejek Macron setelah Prancis Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza
(sya)
Lihat Juga :