Kim Jong-un Pecat Wakil PM Kabinet Korut di Tempat, Marahi Pejabat Tak Becus
Selasa, 20 Januari 2026 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
Korea Utara telah lama bergulat dengan ekonomi negara yang lesu serta kekurangan pangan kronis akibat rentetan sanksi PBB terkait program rudal dan senjata nuklirnya.
Menurut laporan KCNA, saat meninjau pembukaan sebuah kompleks mesin industri pada Senin, Kim Jong-un melontarkan kritik keras kepada para pejabat yang dia anggap bertanggung jawab atas molornya proyek tersebut.
“Akibat bimbingan ekonomi yang tidak bertanggung jawab, kasar, dan tidak kompeten dari para pejabat terkait, proyek modernisasi tahap pertama Kompleks Mesin Ryongsong mengalami kesulitan,” kata Kim.
Dia juga mengecam para kader yang “terlalu lama terbiasa dengan sikap menyerah, tidak bertanggung jawab, dan pasif.”
Foto-foto yang dirilis Pyongyang memperlihatkan Kim Jong-un dengan wajah tegas sedang menyampaikan pidato di lokasi acara di Provinsi Hamgyong, wilayah timur laut Korea Utara yang bersuhu dingin, dengan para pekerja mengenakan seragam hijau dan topi abu-abu seragam.
Kim memperingatkan bahwa para pembuat kebijakan ekonomi saat ini “hampir tidak mampu memimpin pekerjaan penataan ulang industri nasional secara menyeluruh dan meningkatkan level teknologinya.”
Korea Utara yang miskin telah lama memprioritaskan militer serta program senjata nuklirnya dibandingkan pemenuhan kebutuhan rakyat. Negara itu juga sangat rentan terhadap bencana alam seperti banjir dan kekeringan, akibat minimnya infrastruktur, deforestasi, dan puluhan tahun salah urus negara.
Menurut laporan KCNA, saat meninjau pembukaan sebuah kompleks mesin industri pada Senin, Kim Jong-un melontarkan kritik keras kepada para pejabat yang dia anggap bertanggung jawab atas molornya proyek tersebut.
“Akibat bimbingan ekonomi yang tidak bertanggung jawab, kasar, dan tidak kompeten dari para pejabat terkait, proyek modernisasi tahap pertama Kompleks Mesin Ryongsong mengalami kesulitan,” kata Kim.
Dia juga mengecam para kader yang “terlalu lama terbiasa dengan sikap menyerah, tidak bertanggung jawab, dan pasif.”
Foto-foto yang dirilis Pyongyang memperlihatkan Kim Jong-un dengan wajah tegas sedang menyampaikan pidato di lokasi acara di Provinsi Hamgyong, wilayah timur laut Korea Utara yang bersuhu dingin, dengan para pekerja mengenakan seragam hijau dan topi abu-abu seragam.
Kim memperingatkan bahwa para pembuat kebijakan ekonomi saat ini “hampir tidak mampu memimpin pekerjaan penataan ulang industri nasional secara menyeluruh dan meningkatkan level teknologinya.”
Korea Utara yang miskin telah lama memprioritaskan militer serta program senjata nuklirnya dibandingkan pemenuhan kebutuhan rakyat. Negara itu juga sangat rentan terhadap bencana alam seperti banjir dan kekeringan, akibat minimnya infrastruktur, deforestasi, dan puluhan tahun salah urus negara.
Lihat Juga :